Buaya Liar Sepanjang 3,5 Meter Serang Orang Mandi, Luka Parah

  • Whatsapp
Buaya Liar Sepanjang 3,5 Meter Serang Orang Mandi, Luka Parah

Babel, Memo |

Buaya liar sepanjang 3,5 meter menyerang warga yangs ednag mandi di Desa Kepuh, Taboali, Bangka Selatan. Salah satu warga nyaris jadi korban. Beruntung, dia bisa menyelamatkan diri. Meski begit, tubuhnya kena serangan dan mengalami luka parah hingga harus diberikan perawatan serius.

Bacaan Lainnya

Kepala Desa Kepoh, Udayasa, menjelaskan, warga yang jadi korban amukan buaya itu berama Riko. Ketika disernag buaya, dia sedang mandi . Kepala desa tersebut memperkirakan masih ada buaya sejenis yang memiliki ukuran dan sia yang sama, berkeliaran di desanya.

Kades Udayasa juga melakukan koordinasi dengan Balai Konservasi Daya Alam Propindi Bangka Belitung, untuk menyerahkan buaya berukuran besar itu. ” Kami juga menghimbau kepada semua warga untuk selalu waspada. Biassanya, masih ada buaya sejenis yang belum terlihat,” katanya.

Seorang warga, bernama Riko, salah seorang warga Desa Kepoh, Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan, diserang buaya ganas saat dirinya sedang mandi usai melakukan aktivitas penambangan timah di sebuah kolong di desa setempat.

Akibat serangan buaya ganas itu, kaki kirinya mengalami luka serius dengan puluhan jahitan akibat gigitan binatang tersebut. Buaya sepanjang 3,5 Meter itu kemudian berhasil ditangkap warga pada Sabtu sore (12/06/2021) setelah masuk perangkap dengan umpan ayam.

loading…

“Setelah menerkam salah seorang warga kita pada Selasa lalu, kemudian warga yang lainnya berupaya menangkap buaya itu dengan memancingnya dengan umpan ayam. kemudian buaya sepanjang 3,5 Meter itu berhasil ditangkap warga pada Sabtu sore (12/06/2021). Kejadian ini baru pertama kali terjadi di desa kami,” kata Kepala Desa Kepoh, Udayasa, Minggu (13/06/2021).

Buaya tersebut ditangkap warga lanjutnya, agar tak menyerang warga lagi mengingat di kolong munculnya buaya yang tak jauh dari TPA jalan baru itu banyak warga yang melakukan aktivitas penambangan timah

Buaya itu selanjutnya akan diserahkan ke pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk diamankan.

“Saya juga sudah mengimbau kepada warga agar tetap waspada saat bekerja. takutnya nanti masih ada buaya lainnya di lokasi tersebut dan menyerang warga,” pungkasnya

Pos terkait