Example floating
Example floating
Abata

Berkah Ramadan dari Balik Jeruji: Bazar Murah Kemenimipas Penuh Inovasi

Avatar
×

Berkah Ramadan dari Balik Jeruji: Bazar Murah Kemenimipas Penuh Inovasi

Sebarkan artikel ini

MEMO – Sebuah gebrakan menarik menyambut bulan suci Ramadan dihadirkan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dengan menggelar bazar murah meriah. Lokasinya strategis, bertempat di sekitar Taman Elektrik, tepat di sisi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Tangerang. Istimewanya, produk-produk yang dijajakan merupakan hasil buah tangan warga binaan pemasyarakatan (narapidana) dari berbagai penjuru Indonesia. Tak hanya itu, bazar ini juga diramaikan oleh produk ketahanan pangan yang dihasilkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) se-Indonesia, serta partisipasi aktif dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andriyanto, pada Senin (17 Maret 2025), mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan bazar ini merupakan tindak lanjut dari imbauan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Beliau menjelaskan bahwa Kementerian/Lembaga diminta untuk turut serta dalam menyelenggarakan bazar.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Tradisi, Inilah Warisan Budaya Sarat Filosofi

Lebih lanjut, Agus menuturkan bahwa di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM, termasuk Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, terdapat banyak Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang memiliki peran penting dalam membina narapidana. Melalui pembinaan tersebut, para narapidana menghasilkan beragam produk kreatif yang kemudian dipasarkan melalui bazar ini.

“Kami juga menyediakan beberapa komoditas pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung terigu yang dikemas menjadi satu paket. Harapannya, paket bahan pangan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang saat ini tengah menjalankan ibadah puasa,” tuturnya.

Baca Juga: Momen Kebersamaan di Negeri Paman Sam: WNI di Washington Gelar Halal Bihalal Penuh Kehangatan

Agus berharap bahwa pelaksanaan bazar murah selama dua hari ini dapat membantu masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri. Beliau menambahkan, “Tadi kami menyiapkan 5.000 paket pangan. Setiap paketnya berisi 2,5 kg beras, satu liter minyak goreng, satu kg gula pasir, dan satu kg tepung terigu.”

“Jika tidak salah, harga per paketnya sekitar Rp60.000 atau Rp65.000 tadi. Selain itu, ada juga berbagai produk hasil karya warga binaan, termasuk dari sektor peternakan, seperti penjualan telur, roti, dan cabai. Jadi, ini benar-benar merupakan wujud karya dari warga binaan,” pungkas Agus.

Baca Juga: Libur Lebaran 2025 Sebentar Lagi: Ini Dia Cara Cerdas Manfaatkan Waktu Luang