Example floating
Example floating
Humaniora

Bencana Kekeringan Mengancam 1.300 Desa, Sebanyak 699 Desa Kering dan Krisis

A. Daroini
×

Bencana Kekeringan Mengancam 1.300 Desa, Sebanyak 699 Desa Kering dan Krisis

Sebarkan artikel ini
Bencana Kekeringan Mengancam 1.300 Desa, Sebanyak 699 Desa Kering dan Krisis
Bencana Kekeringan Mengancam 1.300 Desa, Sebanyak 699 Desa Kering dan Krisis

Sriyono mengaku anggaran setiap kabupaten/kota tidak sama. Bahkan, ada yang anggarannya cukup, tapi karena kekeringannya sekian bulan sehingga meminta ke BPBD Jatim. Untuk Kabupaten Pacitan, Trenggalek dan Pasuruan memang tidak ada anggarannya. Sehingga waktu pancaroba pun mereka harus segera meminta ke provinsi.

Gubernur Siapkan SK untuk 23 Kabupaten

“23 Kabupaten ini sudah kita SK-kan. Atau nanti ada SK (Surat Keputusan) Gubernur tentang bencana kekeringan. Dengan SK itu kami bisa droping air ke Kabupaten yang meminta bantuan air bersih,” tegasnya.

Baca Juga: Sembilan Desa di Aceh Diserang Gajah Gajah Liar

Terkait droping air bersih, Sriyono mengaku sudah berkoordinasi dan bekerjasama dengan PDAM Kabupaten setempat. BPBD Jatim juga sudah menyiapkan kebutuhan peralatan lain guna mengantisipasi kekeringan. Diantaranya seperti tandon untuk penampungan air. Sehingga droping air ini akan disimpan dalam bak penampungan air (tandon), dan masyarakat bisa mengambilnya.

BPBD Jatim Siapkan Tandon Penampung Air Bersih

Selain itu, BPBD Jatim juga telah menyiapkan jeriken untuk mengambil air dari tandon. Jika dengan tandon dirasa tidak cukup, pihaknya menyiapkan terpal yang dibentuk seperti tandon. Tujuannya untuk menampung air bersih hasil droping petugas.

Baca Juga: Warga Desa Padurenan Kecamatan Gebog Ciptakan Rokok Berbahan Baku Daun Talas

“Karena Mei sampai Juni masih memasuki pancaroba, alangkah baiknya kita siapkan bak penampung air hujan. Kalau bak penampung air hujan masih ada, tolong untuk dihemat supaya kebutuhan air tercukupi,” pungkasnya.

Ini, Rincian 23 Kabupaten Rawan Kekeringan

Adapun 23 Kabupaten di Jatim yang berpotensi kekeringan di 2021. Yaitu Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Lamongan, Lumajang. Selanjutnya Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Situbondo, Sumenep, Trenggalek dan Tuban. ( ed )

Baca Juga: Dari Blitar Berprestasi, Kini Muklisin Buka Babak Baru Kolaborasi di Banyuwangi