Memo, Kediri — Pemerintah Kota Kediri merancang Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 dengan mematok proyeksi defisit sebesar Rp145 miliar yang akan ditutup sepenuhnya melalui pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).
Rancangan fiskal tersebut diserahkan secara resmi oleh Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin Thoha, dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri yang dihelat di Ruang Soekarno Hatta BKPSDM pada Kamis (22/10/2026). Sidang legislatif penting ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Kediri, Firdaus.
Berdasarkan struktur anggaran yang tertuang dalam dokumen Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2027, total pendapatan daerah dipatok pada angka Rp1,341 triliun yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan dana transfer. Sementara itu, pagu belanja daerah direncanakan menyentuh angka Rp1,486 triliun, sehingga memunculkan defisit anggaran senilai Rp145 miliar yang ditambal dari penerimaan pembiayaan SiLPA tahun sebelumnya.
Dalam pemaparannya, pejabat yang akrab disapa Gus Qowim menjelaskan bahwa arah kebijakan fiskal tahun 2027 mengusung tema besar “Penguatan Layanan Dasar dan Akselerasi Transformasi Pembangunan melalui Inovasi, SDM dan Infrastruktur untuk Penguatan Daya Tarik Kota”.
Tema tersebut dijabarkan ke dalam delapan prioritas utama pembangunan daerah, yang mencakup pelaksanaan Program Merata, peningkatan mutu sumber daya manusia, penguatan infrastruktur dan sektor pariwisata, hingga akselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu, alokasi anggaran juga difokuskan pada reformasi birokrasi, penataan kawasan perkotaan, pengentasan kawasan permukiman kumuh, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan kerukunan sosial dan karakter kebangsaan warga.
“Harapannya, proses pembahasan dan penetapan rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan lancar, tepat waktu, transparan, dan akuntabel. Pada akhirnya, anggaran yang ditetapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Kediri,” ujar Gus Qowim di hadapan para anggota dewan dan kepala OPD yang hadir.












