Example floating
Example floating
Metropolis

Bantuan Sosial Berupa Amplop dari Presiden Jokowi Kosong, Tak Ada Isinya 

A. Daroini
×

Bantuan Sosial Berupa Amplop dari Presiden Jokowi Kosong, Tak Ada Isinya 

Sebarkan artikel ini
Bantuan Sosial Berupa Amplop dari Presiden Jokowi Kosong

Bandung, Memo

Seorang pedagang di Pasar Cicaheum, Bandung, Jawa Barat tidak dapat rasakan kebahagiaan seperti teman teman mereka,lainnya. Pasalnya, salah satunya yang menerima bantuan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini terima amplop kosong. Alias tidak ada uangnya.

Baca Juga: Potensi Investasi di Indonesia: Presiden Jokowi Ajak Investor Australia Menanamkan Modal di Sektor Prioritas

Pedagang yang dijumpai namanya Dasri awalnya senang karena mendapatkan bantuan modal usaha dari Jokowi, tetapi sesudah dibuka rupanya amplop itu tidak ada didalamnya alias kosong.

Kekesalan Dasri ditemui oleh mass media yang meliput aktivitas Jokowi saat berkunjung Pasar Cicaheum, Kota Bandung pada Minggu (28/8/2022).

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Bersama dengan Iriana Jokowi, Jokowi memberikan bansos dan uang sebesar Rp1,2 juta untuk bantuan modal beberapa pedagang di situ.

Cuplikan video Dasri selanjutnya trending di sosial media. Salah satunya account yang membagi narasi itu ialah account Twitter @bangZhack86.

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

“Sesudah dibuka, didalamnya kosong,” kata pengupload cuplikan video di account Twitter @bangZhack86

Mencuplik siaran video Inews TV, Dasri sempat melapor ke Paspampres berkaitan amplop kosong itu. Tetapi tidak ada jawaban yang memiliki arti dari Paspampres.

“Bukan tanggung-jawab,” tutur Dasri tirukan pengucapan Paspampres.

Kekinian, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono akui telah minta staff yang saat itu turut bekerja Bandung untuk menuntaskan permasalahan Dasri.

“Saya telah meminta ke staff yang bekerja waktu itu di Bandung untuk selekasnya komunikasi ke yang berkaitan tentu saja lewat kepala pasar di tempat,” kata Heru saat dikonfirmasi, Selasa (30/8/2022).

“Mudah-mudahan dapat ditangani ini hari,” berharap Heru.