Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Sidoarjo

Banjir Makam Delta Praloyo Sidoarjo Meluas Akibat Luapan Sungai Penanganan Darurat Segera Dilakukan

Andika Sifaul Muna
×

Banjir Makam Delta Praloyo Sidoarjo Meluas Akibat Luapan Sungai Penanganan Darurat Segera Dilakukan

Sebarkan artikel ini
Banjir Makam Delta Praloyo Sidoarjo Meluas Akibat Luapan Sungai Penanganan Darurat Segera Dilakukan
  • Kenaikan debit air sungai menyebabkan area pemakaman Delta Praloyo terendam banjir setinggi 20 sentimeter.

  • Sejumlah prosesi pemakaman jenazah terpaksa dipindahkan ke lahan yang lebih tinggi demi kelancaran ibadah.

    Pendaftaran siswa baru
    kuota terbatas, datang ke Jl KH Wahid Hasyim Tanjung Warujayeng
  • Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyiapkan langkah normalisasi dan peninggian tanggul sebagai solusi jangka panjang.

Upaya Pemerintah Sidoarjo Normalisasi Sungai Cegah Banjir Makam

SIDOARJO – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir memicu meluapnya aliran sungai di kawasan Lingkar Timur, yang berdampak langsung pada terendamnya Tempat Pemakaman Umum (TPU) Delta Praloyo, Kelurahan Gebang.

Genangan air yang mencapai ketinggian hingga mata kaki orang dewasa ini tidak hanya mengganggu kenyamanan peziarah, tetapi juga menghambat proses pepemakaman jenazaharga yang harus dialihkan ke titik lokasi yang lebih kering.

Kondisi memprihatinkan terlihat di kompleks TPU Delta Praloyo pada pekan ini. Hamparan nisan yang biasanya tertata rapi kini dikelilingi genangan air akibat luapan sungai yang tak mampu lagi menampung debit air hujan.

Menurut keterangan petugas di lapangan, fenomena ini merupakan salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Dampaknya, akses jalan di dalam area makam menjadi licin dan sulit dilalui, memaksa keluarga yang berduka untuk ekstra waspada saat mengantarkan jenazah ke peristirahatan terakhir.

Keterbatasan lahan kering membuat pengelola makam harus memutar otak. Setiap kali ada warga yang hendak dimakamkan, petugas secara proaktif menyisir area makam untuk mencari lahan yang posisinya lebih tinggi.

Hal ini dilakukan karena penggalian lubang lahat di area yang terendam air sangat mustahil dilakukan; air sungai langsung merembes masuk ke dalam lubang yang baru digali, sehingga tidak memenuhi syarat untuk prosesi pemakaman yang layak.

Menanggapi situasi krusial ini, DiDinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkim CKTR)abupaten Sidoarjo telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi.

Akses Gratis tiap pekan, Majalah Memo digital, e-Book Memo dan e-Course Memo Talenta , via Group WA Klikdisini, atau TELEGRAM Klikdisini