Example floating
Example floating
UMKM

Dari Baker Biasa Jadi Pengusaha Cokelat Artisan! Kisah 5 Tahun Cokelat Candu Menguasai Pasar

Avatar
×

Dari Baker Biasa Jadi Pengusaha Cokelat Artisan! Kisah 5 Tahun Cokelat Candu Menguasai Pasar

Sebarkan artikel ini

“Dua tahun pertama, saya lebih banyak menggunakan media sosial untuk mengedukasi konsumen. Orang harus tahu bahwa cokelat berkualitas itu berbeda dengan cokelat komersial biasa,” kata Merinda.

Usahanya berbuah manis. Kini, Cokelat Candu berhasil menarik perhatian pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia

Baca Juga: Peran Perempuan dan UMKM Jadi Kunci Sukses Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Menteri UMKM Ungkap Strategi

Cokelat Candu menggunakan biji kakao lokal dari Bangka Belitung yang dipadukan dengan gula aren alami. Produk ini mengusung konsep less sugar, sehingga lebih sehat dibandingkan cokelat pada umumnya.

Kadar kakao dalam produknya bervariasi dari 50% hingga 100%, menghadirkan sensasi rasa asli kakao tanpa tambahan gula berlebih.

Baca Juga:   Hasil Sidak Mendadak Tinjau Pasar Larangan Khofifah Temukan Harga Komoditas Bahan Pokok Di Atas HET Dan Minta Satgas Pangan Segera Bertindak

“Kami ingin menawarkan cokelat yang lebih sehat dengan bahan alami berkualitas tinggi,” jelasnya.

Kini, Cokelat Candu semakin dikenal dan memiliki pelanggan setia di berbagai wilayah Indonesia. Dengan terus berinovasi dan memperkenalkan cokelat artisan berkualitas, Merinda berkomitmen untuk membawa produk lokal ke level yang lebih tinggi.

Baca Juga: Tindak Tegas Pedagang Nakal Sidak Jelang Ramadhan Satgas Pangan Polres Mojokerto Temukan Beras Dijual di Atas HET

“Misi kami adalah menghadirkan cokelat berkualitas tinggi dengan cita rasa autentik, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memilih cokelat sehat,” tutupnya.