Example floating
Example floating
Daerah

Ombak Pantai Srau Pacitan, Menggulung Tiga Pelajar

A. Daroini
×

Ombak Pantai Srau Pacitan, Menggulung Tiga Pelajar

Sebarkan artikel ini
Pantai Srau Pacitan

Pantai Srau Pacitan
Pacitan, Memo.co.id
Usai mengikuti ujian nasional berbasis komputer, tiga pelajar, diantaranya Tio Lutfhi Hanafi (20) warga Tuban, Reza Amrullan (18) warga Jombang dan Muhammad Ziddan Sidiqi (18) warga Gresik, melakukan refresing di Pantai Srau Pacitan.

Namun, bencana menimpa ketiganya. Ombak besar tiba tiba datang dan menggulung ketiga remaja tersebut. Ketiganya diguliung ombak saat berenang di tepi pantai. Saat itu, ombak memang kecil. Namun, tiba tiba ombak besar datang dan menggulung ketiganya. Belum sampai ombak mereda, gulungan ombak datang lagi hingga menyeret tubuh mereka ke tengah laut.

Baca Juga: 7 Filosofi Mendalam Keris Milik Presiden Prabowo Subianto Dipamerkan dalam Gelar Budaya Luwung Pacitan

Muhammad Ziddan Sidiqi, masih dalam tahap pencarian. Sedangkan Tio dan Reza masih dirawat intensif di IGD RSUD Pacitan. “Kami bertiga sempat berpegangan pada karang. Tetapi karena ombak susulan terlampau kencang, akhirnya Zidan terseret ombak,” ujar Tio

Tio dan tujuh temannya dari Tuban, Jombang, dan Gresik, sengaja berlibur ke pantai Srau untuk refreshing, setelah mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Di pantai tersebut, mereka memilih bermain air di spot Karang Bolong. Spot tersebut terbilang sepi, tidak terlalu banyak pengunjung jika dibanding spot utama. “Saat kami datang pukul 07.00, lautnya tenang. Ombak juga sangat rendah,” tambahnya.

Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik

Tak disangka-sangka, saat Tio dan lima temannya tengah bersantai di Karang Bolong, ombak yang awalnya hanya 15 sentimeter, tiba-tiba datang menggulung dengan ketinggian satu meter. Para remaja itu langsung kocar-kacir. Tiga orang berhasil menyelamatkan diri. “sedangkan saya, Reza, dan Zidan, terjebak gulungan ombak,” ujarnya.

Dia mengaku berpegangan pada karang. Belum sempat melarikan diri, datang ombak susulan setinggi dua meter. Zidan langsung terhanyut. Terjangan ombak begitu kencang membuat Tio sempat tak sadarkan diri karena kepalanya terbentur karang. Saat itu sudah tidak ada tanda-tanda keberadaan Zidan.

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Oleh teman-temannya yang selamat, Tio langsung dilarikan ke RSUD dr. Darsono. Sementara Reza dan beberapa temannya yang selamat berjaga di lokasi, meminta tolong warga dan petugas untuk mencari Zidan. ( mar )