Example floating
Example floating
NGANJUK

Terus Bergerilya,Sosialisasi KDMP Desa Kampungbaru Masuk Ronde ke – 4, Kelompok Mahasiswa UNESA Beri Apresiasi

Mulyadi Memo
×

Terus Bergerilya,Sosialisasi KDMP Desa Kampungbaru Masuk Ronde ke – 4, Kelompok Mahasiswa UNESA Beri Apresiasi

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO –

Terus bergerilya. Itulah bentuk komitmen Susilo Dwi Prasetyo orang nomor satu di Desa Kampungbaru ,Tanjunganom,Nganjuk ini intens mensosialisasikan produk pemerintah ter- gress yaitu Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP).

Baca Juga: Rombongan Relawan Kota Angin Hari Ini Santuni Paket Sembako Untuk Mbah Tuminah Bukur

Terbukti, road Show sosialisasi KDMP saat ini di Desa Kampungbaru sudah memasuki hari ke – 4 yang dilaksanakan pada Jumat malam ( 21/11) sekitar pukul 19.00 WIB di dusun takat tepatnya berada di rumah Purnomo selaku ketua kelompok tani ” Tatag Anugrah”.

Baca Juga: AWN Berbagi Tiada Henti, 20 Anak Yatim Dan Penyandang Disabilitas Banjarsari Terima Bingkisan Dan Uang

Cukup butuh waktu 2 jam saja, SDP panggilan akrab kades kampungbaru ini berhasil memberi pencerahan kepada tidak kurang dari 100 petani yang hadir dalam acara sosialisasi KDMP tersebut.

Selain pemaparan tentang latar belakang dan tujuan kenapa pemerintah membentuk KDMP di tengah tantangan ekonomi global seperti saat ini, SDP juga menjelaskan seputar regulasi atau produk aturan KDMP.

Baca Juga: Aksi Nekat Todong Pistol Mainan Pemuda Nganjuk Coba Peras Toko HP Di Trowulan Mojokerto Berakhir Tragis Di Tangan Polisi

Penjelasan SDP di hadapan peserta sosialisasi dan pengurus KDMP Kampungbaru mengupas mulai dari permodalan, sub bidang usaha yang dijalankan di Kopdes Merah Putih sampai hal teknis yaitu syarat mendapatkan pupuk subsidi harus terdaftar menjadi anggota Kopdes Merah Putih.

” Harga pupuk bersubsidi telah turun 20% terhitung sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tertanggal 22 Oktober 2025,” papar SDP.

Tujuan penurunan pupuk disampaikan SDP dalam forum karena pemerintah memiliki harapan dapat mengurangi beban biaya produksi petani, meningkatkan produksi pertanian, serta menyejahterakan petan.

Diinformasikan juga oleh SDP, terhitung awal tahun 2026 mendatang pendistribusian pupuk subsidi dari Pupuk Indonesia ( PI) langsung turun ke Kopdes Merah Putih bukan lagi ke kios.