NGANJUK, MEMO –
Terus bergerilya. Itulah bentuk komitmen Susilo Dwi Prasetyo orang nomor satu di Desa Kampungbaru ,Tanjunganom,Nganjuk ini intens mensosialisasikan produk pemerintah ter- gress yaitu Koperasi Desa Merah Putih ( KDMP).
Baca Juga: Rombongan Relawan Kota Angin Hari Ini Santuni Paket Sembako Untuk Mbah Tuminah Bukur
Terbukti, road Show sosialisasi KDMP saat ini di Desa Kampungbaru sudah memasuki hari ke – 4 yang dilaksanakan pada Jumat malam ( 21/11) sekitar pukul 19.00 WIB di dusun takat tepatnya berada di rumah Purnomo selaku ketua kelompok tani ” Tatag Anugrah”.

Cukup butuh waktu 2 jam saja, SDP panggilan akrab kades kampungbaru ini berhasil memberi pencerahan kepada tidak kurang dari 100 petani yang hadir dalam acara sosialisasi KDMP tersebut.
Selain pemaparan tentang latar belakang dan tujuan kenapa pemerintah membentuk KDMP di tengah tantangan ekonomi global seperti saat ini, SDP juga menjelaskan seputar regulasi atau produk aturan KDMP.
Penjelasan SDP di hadapan peserta sosialisasi dan pengurus KDMP Kampungbaru mengupas mulai dari permodalan, sub bidang usaha yang dijalankan di Kopdes Merah Putih sampai hal teknis yaitu syarat mendapatkan pupuk subsidi harus terdaftar menjadi anggota Kopdes Merah Putih.

” Harga pupuk bersubsidi telah turun 20% terhitung sejak dikeluarkannya Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tertanggal 22 Oktober 2025,” papar SDP.
Tujuan penurunan pupuk disampaikan SDP dalam forum karena pemerintah memiliki harapan dapat mengurangi beban biaya produksi petani, meningkatkan produksi pertanian, serta menyejahterakan petan.
Diinformasikan juga oleh SDP, terhitung awal tahun 2026 mendatang pendistribusian pupuk subsidi dari Pupuk Indonesia ( PI) langsung turun ke Kopdes Merah Putih bukan lagi ke kios.













