Malang, Memo
Kecanduan gawai di kalangan siswa sekolah dasar mendorong lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menciptakan CubeBot, robot edukasi yang mengalihkan perhatian anak dari layar gadget sekaligus merangsang perkembangan kognitif, afektif, dan psikomotorik mereka.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Robot ini telah diuji coba di SD Muhammadiyah 8 Malang dan SD Muhammadiyah 4 Malang, dan direncanakan akan menjadi program ekstrakurikuler di sekolah-sekolah lain. CubeBot memiliki desain modular yang memungkinkan anak merakitnya menjadi tiga model berbeda: line follower (mengikuti garis), transporter (memindah barang), dan avoid obstacle (menghindari rintangan).
Muhamad Reza Pahlawan, anggota tim pengembang, menjelaskan bahwa ide ini berawal dari maraknya kasus siswa kelas 4–6 SD yang terlalu lama bermain gawai. “Teknologi memang memudahkan, tapi ada dampak negatif seperti berkurangnya interaksi fisik dan kreativitas,” ujarnya, Senin (11/8/2025).












