Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa Hukum

Bocah PAUD Tewas Tenggelam di Bengawan Madiun, Ditemukan 5 Km dari Lokasi Hilang

Ferdi Ragil
×

Bocah PAUD Tewas Tenggelam di Bengawan Madiun, Ditemukan 5 Km dari Lokasi Hilang

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2025 08 08 152619

Ngawi, Memo

Seorang bocah laki-laki berusia 4 tahun, murid PAUD Nurul Huda di Desa Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun, ditemukan meninggal dunia usai diduga tenggelam di aliran Sungai Bengawan Madiun. Korban berinisial AN itu dilaporkan hilang pada Kamis pagi (7/8/2025), dan jasadnya baru ditemukan keesokan harinya.

Penemuan jenazah terjadi pada Jumat (8/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, di wilayah Desa Banget, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi. Lokasi tersebut berjarak sekitar lima kilometer dari titik awal korban dinyatakan hilang.

Jasad bocah malang itu pertama kali terlihat oleh seorang warga yang sedang memancing. Saat ditemukan, korban masih mengenakan seragam olahraga berwarna kuning—seragam sekolah tempatnya belajar.

“Saya sedang mancing, tiba-tiba lihat ada tubuh anak kecil mengambang di air pakai baju kuning. Langsung saya laporkan ke petugas yang masih menyisir sungai,” tutur Joko Susanto, warga setempat yang pertama kali melihat korban.

Dugaan sementara, korban terpeleset saat bermain di dekat sungai pada jam istirahat sekolah dan jatuh ke aliran air tanpa ada yang mengetahui. Saat kejadian, ia diketahui bermain tanpa pengawasan guru maupun orang tuanya.

Pencarian dilakukan oleh tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan sejak laporan hilang diterima. Setelah mendapat informasi dari warga, tim langsung menuju lokasi dan mengevakuasi jasad korban.

Kapolsek Sawahan, AKP Yunus Kurniawan, mengatakan korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dan hasil visum menunjukkan kematian akibat tenggelam. “Jarak penemuan kurang lebih lima kilometer dari lokasi awal hanyut. Diduga karena kelengahan orang tua,” ujarnya.

Tangis histeris pecah di lokasi saat ayah korban, Arie Mukti Hartopo (38), melihat tubuh anaknya. Bocah tersebut merupakan putra tunggal pasangan Arie Mukti Hartopo dan Annisa Kurnia Hakim (35), warga Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Madiun. Setelah dilakukan pemeriksaan luar, jenazah korban langsung diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.