Memo, Sumenep.
Warga asal Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, kini meninggal dunia yang dilatarbelakangi dianiaya oleh sang cucunya sendiri berinisial M (29). Seorang nenek berinisial S ( 80) kini tewas di tangan seorang cucunya. Kini pelaku diketahui memiliki riwayat kejiwaan dan saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Kini keterangan awal disampaikan oleh pihak pelapor berinisial F (41), yang merupakan bagian dari anggota keluarga tersebut.
Saat kejadian, F baru saja keluar dari kamar mandi dan mendapati M hendak masuk ke dalam rumah dengan kondisi tangan kiri penuh darah. “Terdapat luka sayat pada pergelangan lengan kiri pelaku, serta bercak darah yang membasahi baju bagian kirinya,” jelas Widiarti.
Ternyata korban sudah menegur pelaku karena khawatir dengan kondisi tersebut, namun pelaku semakin bertindak agresif. pelaku langsung mengejar sang korban (neneknya) dengan membawa sebatang besi milik tukang bangunan yang sedang bekerja di sebelah timur rumahnya. Kemudian, besi tersebut dihantamkan pada kepala korban dari arah belakang.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut langsung melaporkan kepada pihak berwajib untuk dievakuasi dan diselidiki lebih lanjut. Petugas dari polsek Lenteng yang kini sudah tiba di lokasi langsung bertindak cepat untuk mengamankan pelaku dan mengamankan tempat kejadian perkara serta melakukan penyelidikan mendalam.
Dari beberapa hasil periksa sementara, ditemukan luka sayat pada pergelangan tangan kiri dan ulu hati.
Pihak keluarga menyebut bahwa M sebelumnya memang memiliki gangguan kejiwaan dan telah mendapat surat rekomendasi pemeriksaan kejiwaan dari RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep. Saat ini pelaku telah dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.












