Memo, Kediri.
Harga cabai di sejumlah pasar tradisional di Kota dan Kabupaten Kediri mengalami penurunan dalam sepekan terakhir. Penurunan ini dipicu oleh turunnya daya serap pasar, terutama dari sektor konsumen rumah tangga dan pedagang kecil di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Selasa (22/7/2025).
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Kini Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Ori 212 dan Brengos 99 dengan harga Rp38.000 turun Rp4.000 menjadi Rp34.000 per kilogram, Varietas Asmoro 043 diharga Rp37.000 turun Rp4.000 menjadi Rp33.000 per kilogram. Sedangkan varietas Kamelia harga Rp37.000 turun Rp4.000 menjadi Rp33.000 per kilogram dan Prentol/ Tumi 99 dengan harga Rp34.000 turun Rp5.000 menjadi Rp29.000 per kilogram.
Penurunan harga ini juga dipengaruhi oleh meningkatnya pasokan dari petani di wilayah Kediri dan sekitarnya akibat panen raya. Namun, tingginya stok tidak diimbangi dengan permintaan yang stabil, sehingga harga cabai mulai turun secara bertahap.
Pengiriman komoditas cabai ke wilayah Jabodetabek Cabai Merah Besar (CMB) 1 Ton, Cabai Merah Keriting (CMK) 1 Ton dan Cabai Rawit Merah (CRM) 1,5 Ton. Sedangkan serapan industri Cabai Merah Besar 7 Ton, Cabai Rawit Merah 3 Ton dan pengiriman ke Kalimantan Cabai Merah Besar 0,5 Ton, Cabai Merah Keriting 0,4 Ton Cabai Rawit Merah 3 Ton.












