Example floating
Example floating
Peristiwa

Update Terbaru Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya 35 Korban Ditemukan 4 Meninggal Dunia

A. Daroini
×

Update Terbaru Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya 35 Korban Ditemukan 4 Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini
Update Terbaru Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya 35 Korban Ditemukan 4 Meninggal Dunia

Tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali terus menyisakan duka. Hingga Kamis, 3 Juli 2025, pukul 12.30 WIB, total 35 penumpang telah ditemukan. 31 orang di antaranya berhasil diselamatkan, namun empat orang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Tim SAR gabungan masih berjibaku memperluas area pencarian, berharap menemukan lebih banyak korban selamat.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Koordinator Pos SAR Banyuwangi, Wahyu Setia Budi, menegaskan perkembangan terkini operasi pencarian. Ia menyatakan bahwa dari total 35 korban yang berhasil ditemukan, empat di antaranya tidak dapat diselamatkan. “Pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Penumpang yang selamat seluruhnya berada di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali. Sebagian ada yang mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Gilimanuk,” terang Wahyu. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh korban selamat mendapat penanganan medis yang layak.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Tim SAR gabungan tak berhenti. Mereka terus memperluas area pencarian puluhan penumpang yang masih hilang, menyisir ke arah selatan dari lokasi kejadian. Perluasan area ini menjadi krusial mengingat arus Selat Bali yang bisa membawa korban terbawa jauh.

Kronologi Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya Detik-Detik Mencekam di Selat Bali

Sebelumnya, RRI menginformasikan bahwa KMP Tunu Pratama Jaya membawa total 65 penumpang, terdiri dari 53 penumpang sipil dan 12 kru kapal, serta 22 unit kendaraan. Kapal feri ini dilaporkan tenggelam di Selat Bali pada Rabu, 2 Juli 2025, sekitar pukul 23.35 WIB.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

Kronologi kejadian menunjukkan bahwa kapal yang berangkat dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi pada pukul 22.56 WIB itu mengalami musibah tak lama setelah berlayar. Pukul 23.17 WIB, nakhoda kapal sempat meminta pertolongan darurat karena kapal mengalami kebocoran serius hingga nyaris tenggelam. Sayangnya, pada pukul 23.35 WIB, komunikasi dengan KMP Tunu Pratama Jaya terputus total.

Tim SAR Gabungan saat ini masih terus melakukan penyisiran intensif untuk mencari korban yang belum ditemukan. Peristiwa tragis ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam pelayaran, terutama di perairan yang ramai seperti Selat Bali.