Blitar, Memo.co.id
Bupati Blitar Drs. H. Rijanto,MM melepas 569 atlet dari 47 cabang olahraga kontingen Kabupaten Blitar untuk Porprov IX Jawa Timur di Malang. Acara pelepasan dilakukan di Pendopo Sasana Adi Praja, Sabtu 21 Juni 2025.
Baca Juga: KONI Kabupaten Blitar Dorong Penyelesaian Konflik IPSI Demi Atlet Porprov
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, Kapolres Blitar AKBP Arif Fazlurrahman, Dandim 0808/Blitar Letkol Inf. Hendra Sukmana, Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Blitar yang sekaligus merangkap sebagai Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah, serta penceramah Muhammad Iqdam Kholid (Gus Iqdam).
“Selamat bertanding, tetap disiplin, dan raih prestasi. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa meridhoi perjuangan saudara-saudara untuk meraih prestasi, pulang bawa medali. Ketika bertanding harus dilandasi dengan semangat sportivitas, karena ruh dari olahraga adalah sportivitas,” ujar Bupati Rijanto saat sambutannya.
Baca Juga: Ratusan Anggota PSHT Geruduk DPRD Kabupaten Blitar, Tuntut Penertiban Organisasi Ilegal
Dalam Porprov Porprov IX Jawa Timur ini, KONI Kabupaten Blitar memasang target 7 besar, naik satu peringkat dari Porprov sebelumnya. Untuk memenuhi target tersebut, anggaran sebesar Rp 2,7 miliar pun telah digelontorkan dari ABPD Kabupaten Blitar. Angka ini naik drastis dari jumlah anggaran sebelumnya, yakni Rp 1,3 miliar.
Ketua KONI Kabupaten Blitar Beky Herdihansah beralasan penentuan target mempertimbangkan waktu persiapan yang minim. Diketahui Beky baru saja menjabat sebagai ketua melalui Muskorcab KONI Kabupaten Blitar yang dilaksanakan pada tanggal 10 Mei 2025 lalu.
Baca Juga: Mantan Ketua KONI Kabupaten Blitar Dua Periode Siap Rebut Kursi Ketua KONI Kota
“Targetnya 7 besar, soalnya ini kita bina bukan dari awal. Persiapannya juga pendek banget. Tapi kalau 2027 nanti, targetnya 3 besar,” kata Beky.
Selain itu, hadiah besar juga menanti para atlet yang berhasil meraih medali dalam Porprov IX Jawa Timur. “Rp. 30 juta untuk peraih medali emas, Rp. 15 juta untuk medali perak, Rp 10 juta untuk medali perunggu,” pungkas Beky.**












