Blitar, Memo.co.id
Permasalahan sampah kembali menjadi sorotan di Kota Blitar. Anggota DPRD Kota Blitar, Raihan Tysani Azzura, mengaku menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait penanganan sampah yang dinilai amburadul.
Baca Juga: Tak Mau Maju Lagi, Agus Zunaidi Buka Jalan Regenerasi di PPP Kota Blitar
Salah satu keluhan paling banyak datang dari warga di sekitar depo sampah Kelurahan Karangsari, Kecamatan Sukorejo, yang mengeluhkan bau tak sedap dan banyaknya lalat akibat sampah yang menumpuk.
“Ini baknya sudah cacat dan sudah tidak layak pakai,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp Rabu, (16/4/2025).
Baca Juga: Regenerasi Menguat, Muscab X PPP Kota Blitar Bidik Lonjakan Kursi 2029
Menurut Raihan, bak truk pengangkut sampah yang digunakan sudah rusak dan tidak mampu menampung volume sampah dengan baik. Akibatnya, sampah kerap tumpah dan mencemari lingkungan sekitar.
“Harus ada penambahan dan penggantian bak sampah yang rusak dan kapasitasnya juga lebih besar,” tegas politisi Fraksi PAN ini.
Tidak hanya di Karangsari, Raihan juga mendapatkan laporan dari warga di lingkungan Bendil, Kelurahan Sananwetan dan Kelurahan Gedog. Di wilayah tersebut, masalah aroma tak sedap dan keberadaan lalat juga kerap muncul akibat pengelolaan sampah yang kurang maksimal.












