Example floating
Example floating
Peristiwa

Gunung Lewotobi Laki-laki Siaga IV, Erupsi Susulan Mengintai

Avatar
×

Gunung Lewotobi Laki-laki Siaga IV, Erupsi Susulan Mengintai

Sebarkan artikel ini

MEMO – Kabar terbaru dari Flores Timur menyebutkan bahwa Gunung Lewotobi Laki-laki masih menunjukkan aktivitas vulkanik yang tinggi. Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, menyampaikan kepada Pro 3 RRI bahwa meskipun tidak ada letusan susulan seperti pada Kamis malam (20/3/2025), status gunung saat ini tetap berada di Level IV (Awas) sejak hari Kamis. Imbasnya, enam desa di sekitarnya masuk dalam zona Kawasan Rawan Bencana (KRB).

Lebih lanjut, Ignas menjelaskan bahwa warga yang tinggal di wilayah KRB telah dievakuasi dan ditempatkan di posko-posko pengungsian dan hunian sementara yang aman. Ia juga menambahkan bahwa sejak awal Januari hingga erupsi terakhir pada Kamis malam, empat desa yang terletak di kaki Gunung Lewotobi Laki-laki belum terpapar abu vulkanik secara signifikan.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

“Kami sudah terjun langsung ke lapangan dan melakukan peninjauan. Kerugian material relatif minim, hanya berupa lapisan abu dengan ketebalan antara 5 hingga 10 cm,” ungkapnya.

Namun, sayangnya, Ignas juga mengabarkan bahwa ada dua orang warga yang menjadi korban akibat terkena awan panas saat sedang berkebun di area kaki gunung, yang berjarak sekitar 3 kilometer dari puncak. Kedua korban tersebut telah mendapatkan perawatan intensif di puskesmas dan rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Pemerintah Kabupaten Flores Timur memastikan ketersediaan pasokan makanan dan kebutuhan pokok bagi para pengungsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Peningkatan status gunung dari Level III (Siaga) ke Level IV (Awas) oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) semakin mempertegas pentingnya perhatian dan bantuan bagi para pengungsi.

“Suplai kebutuhan sehari-hari terjamin dengan baik. Bantuan tidak hanya datang dari Pemerintah Daerah, tetapi juga dari berbagai pihak yang turut peduli dengan kondisi masyarakat di sana,” kata Ignas.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan logistik tidak menjadi masalah dan pemerintah daerah sedang dalam proses finalisasi lokasi untuk hunian tetap bagi warga yang terdampak.

Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hal ini dikarenakan lokasi tempat tinggal mereka berada dalam radius yang dianggap berbahaya dari puncak gunung.

“Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT yang terjadi pada Jumat (21/3) menyebabkan dua warga mengalami luka bakar. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.350 kepala keluarga atau sekitar 4.976 jiwa telah mengungsi,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya pada Sabtu (22/3/2025).