MEMO – Sudah menjadi tradisi tahunan yang tak terpisahkan, beberapa pasar di berbagai penjuru Indonesia mengalami lonjakan pengunjung menjelang Hari Raya Idulfitri. Fenomena ini muncul seiring dengan meningkatnya antusiasme masyarakat, khususnya umat Muslim, dalam menyambut hari besar keagamaan dengan membeli pakaian baru.
Salah satu pasar yang telah melegenda dan menjadi ikon adalah Pasar Tanah Abang yang terletak di jantung Jakarta Pusat. Menjelang dua pekan perayaan Idulfitri 1446 Hijriyah/2025, tepatnya pada hari Sabtu (15/3/2025), Pasar Tanah Abang mulai dipadati oleh lautan pengunjung.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Pusat grosir terbesar di Asia Tenggara ini mulai dibanjiri pembeli yang memiliki tujuan sama, yaitu berburu pakaian untuk menyambut Lebaran. Keramaian yang luar biasa terlihat jelas di Blok B Tanah Abang, dengan hilir mudik pembeli yang datang dari berbagai daerah.
Reputasi Pasar Tanah Abang sebagai pusat perdagangan terbesar se-Asia Tenggara memang mampu menarik minat pembeli lokal maupun wisatawan mancanegara. Salah satu alasannya tak lain adalah harga pakaian yang ditawarkan relatif terjangkau.
Para pedagang pun tak jarang memberikan penawaran menarik khusus untuk busana keperluan Lebaran, mulai dari pakaian anak-anak, remaja, hingga dewasa. Bahkan, beberapa pedagang menawarkan harga khusus grosir bagi pembeli yang membeli minimal 3 potong pakaian.
Pasar Jatinegara
Selain Tanah Abang, menjelang Hari Raya Idulfitri, Pasar Jatinegara di Jakarta Timur juga menjadi destinasi favorit yang diserbu pengunjung. Namun, berbeda dengan Pasar Tanah Abang yang terkenal dengan pakaian, di sini masyarakat lebih banyak mencari aneka jajanan untuk persiapan kue Lebaran.
Di antara berbagai jenis kue Lebaran, kue nastar dan kue putri salju menjadi primadona yang paling laris diburu konsumen. Kedua jenis kue ini memang memiliki daya tarik tersendiri dan menjadi favorit banyak orang.
Warung-warung kue di Pasar Jatinegara buka setiap hari mulai pukul 07:00 hingga 17:00 WIB. Harga kue Lebaran di pasar ini berkisar antara Rp170.000 hingga Rp190.000 per kilogram, sedangkan harga jajanan lainnya dibanderol mulai dari Rp50.000 hingga Rp80.000, tergantung pada jenis dan ukuran kue.
Selain Pasar Tanah Abang dan Pasar Jatinegara, terdapat beberapa pasar lain yang juga selalu ramai dikunjungi atau menjadi destinasi wisata belanja saat momen Lebaran tiba. Merangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa pasar yang biasa menjadi pusat keramaian selama Lebaran di lima provinsi yang berbeda:
Jalan-Jalan Cihampelas (Bandung)
Tidak jauh dari Jakarta, terdapat Cihampelas Walk (Ciwalk) di Bandung, Jawa Barat, yang menawarkan pengalaman berbelanja yang berbeda dengan konsep ruang terbuka hijau yang nyaman. Ciwalk terkenal dengan produk denim berkualitas tinggi yang merupakan hasil karya pengrajin lokal Bandung.
Daya tarik lain dari Ciwalk adalah beragam pilihan wisata kuliner yang siap memanjakan lidah para pengunjung setelah puas berbelanja. Setidaknya terdapat 20 kafe dan restoran populer lokal yang dapat dikunjungi di Ciwalk.
Lokasinya berada di Jalan Cihampelas, Bandung. Ciri khas yang cukup populer di sini adalah suasana hiburan modern dengan konsep ruang terbuka. Produk yang ditawarkan meliputi produk denim, pakaian, dan aksesori. Selain berbelanja, area pasar ini juga menyediakan kafe dan restoran yang nyaman untuk bersantai.
Malioboro (Yogyakarta)
Di Yogyakarta, terdapat Malioboro yang sangat identik dengan kota budaya ini. Malioboro adalah sebuah jalan yang dipenuhi oleh deretan toko kecil yang menjual berbagai macam kerajinan khas Yogyakarta hingga oleh-oleh.
Pengunjung dapat menghabiskan waktu berjam-jam berburu batik dan berbagai kerajinan tangan hingga merasa lelah. Tidak hanya menarik bagi pengunjung yang fokus berbelanja, banyak wisatawan yang datang hanya untuk menikmati atmosfer khas Malioboro.
Di area ini, pengunjung seringkali berjalan santai sambil menikmati pertunjukan seni jalanan serta mencicipi kuliner lokal yang tersedia di sepanjang jalan.
Pasar Beringharjo (Yogyakarta)
Selain Malioboro, Kota Pelajar ini juga memiliki Pasar Beringharjo yang sering menjadi daya tarik bagi warga setiap menjelang Lebaran. Di sini, selain mencari batik, pengunjung juga berburu jajanan kue Lebaran.
Pasar Beringharjo menjadi pilihan favorit karena harganya yang terkenal terjangkau. Adapun pakaian yang paling banyak dicari adalah pakaian batik, baik untuk anak-anak maupun orang dewasa.
Pasar Gede Hardjonagoro (Solo)
Pasar Gede Hardjonagoro di Solo, Jawa Tengah, menjadi salah satu destinasi favorit warga lokal maupun wisatawan untuk mencari jajanan tradisional khas. Pada momen Lebaran, pengunjung di Pasar Gede Solo selalu membludak.
Tidak hanya mengagumi keindahan arsitektur bangunannya yang klasik, para pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai makanan tradisional langka yang hanya dapat ditemukan di Kota Bengawan ini.
Beberapa jajanan khas tersebut antara lain lenjongan, dawet telasih, cabuk rambak, tahok, brambang asem, hingga teh oplosan. Sementara itu, oleh-oleh khas yang biasa menjadi incaran wisatawan di Pasar Gede adalah sosis Solo.
Pasar Sukawati (Bali)
Beralih ke luar Jawa, di Bali terdapat Pasar Sukawati. Pasar ini sudah sangat terkenal sebagai surga bagi para pecinta seni dan kerajinan tradisional.
Di sini terkenal dengan beragam produk seni, mulai dari lukisan, patung, hingga berbagai kerajinan anyaman khas Bali. Di Pasar Sukawati, pengunjung dapat merasakan kehangatan budaya Bali sambil berinteraksi dan menawar harga barang.
Pasar Baru (Jakarta)
Tidak semua warga Jakarta memilih untuk mudik ke kampung halaman. Bagi mereka yang tetap berada di Ibu Kota selama libur Lebaran, Pasar Baru di Jakarta Pusat menjadi destinasi yang tepat untuk menghabiskan uang Tunjangan Hari Raya (THR).
Dengan atmosfer yang kental akan nuansa sejarah, Pasar Baru telah lama menjadi tempat favorit untuk berburu kain, perhiasan, dan perlengkapan mode lainnya.
Pasar Baru juga menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Jakarta dari masa kolonial hingga era modern. Terlebih lagi, pada zaman kolonial, pasar ini dikenal sebagai salah satu pusat tekstil utama.












