MEMO – Setelah melakukan kajian mendalam tentang Proyek Strategis Nasional Pantai Indah Kapuk 2 (PSN PIK 2) serta melakukan kunjungan langsung ke lokasi, Majelis Ulama Nusantara (MUN) mengungkapkan dukungannya terhadap kelanjutan proyek ini. Pernyataan tersebut disampaikan pada Sabtu (1/02/2025), setelah melihat secara langsung dampak positif yang dapat diberikan oleh proyek tersebut.
Juru bicara MUN, KH Mohammad Assidiqi, menjelaskan bahwa salah satu tugas ulama adalah menengahi setiap persoalan dan memastikan bahwa kebijakan pemerintah, terutama yang membawa kemaslahatan bagi umat, harus didukung. Ia menegaskan bahwa MUN sangat mendukung kebijakan pemerintah untuk meneruskan PSN PIK 2 karena proyek ini diyakini memiliki tujuan yang baik bagi masyarakat.
Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini
Lebih lanjut, Assidiqi menambahkan bahwa MUN berpegang pada prinsip Ahlussunah Waljama’ah dan mendesak pemerintah untuk melanjutkan proyek PSN yang telah disahkan melalui Peraturan Presiden (Perpres) di masa pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maaruf Amin.
Menurut Assidiqi, seharusnya tidak ada pihak yang mengaitkan proyek strategis ini dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertentu yang dapat menghambat proses kelanjutan pembangunan PSN PIK 2. Ia mengutip nasihat Kyai Said Aqil Siradj yang menegaskan bahwa tanah yang tidak dirawat adalah sesuatu yang berdosa untuk dibiarkan. Oleh karena itu, proyek PSN yang memiliki tujuan positif tidak seharusnya dianggap membawa mudarat.












