Jumlah investor kripto di Indonesia meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, mencapai 20,16 juta orang pada April 2024. Sebagian besar dari mereka, sekitar 33,24%, memilih INDODAX sebagai platform pertukaran kripto andalan. CEO INDODAX, Oscar Darmawan, menyambut baik perkembangan ini dan menyatakan bahwa kepercayaan para investor terhadap INDODAX semakin meningkat seiring dengan lonjakan jumlah pengguna dan volume perdagangan yang signifikan.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
INDODAX Raih Kepercayaan Sepertiga Investor Kripto di Indonesia
Jumlah investor kripto di Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurut data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), hingga April 2024, jumlah investor kripto telah mencapai 20,16 juta orang. Dari jumlah tersebut, 33,24% investor memilih INDODAX sebagai platform pertukaran kripto favorit mereka.
CEO INDODAX, Oscar Darmawan, menyambut baik perkembangan ini. Menurutnya, data tersebut mengindikasikan bahwa sepertiga pengguna kripto di Indonesia mempercayakan INDODAX sebagai tempat investasi yang menjanjikan.
“Saat ini, jumlah pengguna kami telah melebihi 6,7 juta orang. Peningkatan yang signifikan ini menunjukkan bahwa lebih dari sepertiga investor kripto di Indonesia memilih INDODAX untuk investasi mereka,” ujar Oscar Darmawan kepada wartawan pada Rabu (3/7/2024).
Selain peningkatan jumlah pengguna, INDODAX juga mencatatkan volume perdagangan yang signifikan dibandingkan dengan bursa kripto lainnya. Total volume perdagangan di INDODAX mencapai Rp29 triliun pada kuartal kedua tahun ini.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Hal ini mengukuhkan posisi INDODAX sebagai pemimpin pasar di industri kripto Indonesia. Oscar Darmawan menjelaskan bahwa jumlah besar investor aset kripto ini menunjukkan bahwa kripto telah menjadi pilihan investasi utama bagi masyarakat Indonesia.
“Tidak mengherankan jika jumlah pemegang aset kripto di Indonesia terus meningkat. Tahun 2024 merupakan tahun yang bersejarah bagi industri kripto dengan berbagai momen penting seperti peluncuran ETF Bitcoin Spot pada Januari 2024, Halving Bitcoin, musim Altcoin, adopsi dan regulasi yang positif, serta kemungkinan diterimanya ETF Spot ETH. Semua ini mendorong kenaikan harga aset kripto, terutama Bitcoin, yang menarik minat masyarakat Indonesia untuk berinvestasi di kripto,” jelas Oscar.
Kenaikan harga Bitcoin turut mendorong lebih banyak pengguna INDODAX untuk berinvestasi dalam Bitcoin. Oscar menyatakan bahwa hingga Juni 2024, jumlah investor Bitcoin di INDODAX hampir empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama.
“Dengan peningkatan mencapai 289,24%, tren positif ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin memahami dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh aset kripto, terutama Bitcoin,” tambahnya.
“Peningkatan jumlah investor kripto yang luar biasa ini menunjukkan bahwa kripto telah menjadi bagian dari strategi investasi jangka panjang masyarakat Indonesia. Kami di INDODAX berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaik dan inovatif bagi para pengguna kami, memastikan bahwa mereka mendapatkan pengalaman investasi yang aman, mudah, dan menguntungkan,” lanjutnya.
Oscar juga menekankan pentingnya edukasi dan literasi finansial dalam menghadapi perkembangan pesat industri kripto.
“Kami percaya bahwa edukasi adalah kunci untuk memastikan bahwa investor dapat membuat keputusan yang tepat dan terinformasi. Oleh karena itu, kami terus berupaya menyediakan berbagai sumber daya edukasi bagi para pengguna kami,” pungkasnya.
INDODAX: Pemimpin Pasar Kripto yang Terus Berkembang di Indonesia
INDODAX telah membuktikan diri sebagai pemimpin pasar kripto di Indonesia dengan jumlah pengguna yang terus meningkat dan volume perdagangan yang signifikan. Hingga Juni 2024, jumlah investor Bitcoin di INDODAX hampir empat kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin memahami dan memanfaatkan peluang yang ditawarkan oleh aset kripto, terutama Bitcoin.












