Example floating
Example floating
Tekno Digi

Perubahan Drastis di Tokopedia, Rumor PHK dan Integrasi ByteDance

Alfi Fida
×

Perubahan Drastis di Tokopedia, Rumor PHK dan Integrasi ByteDance

Sebarkan artikel ini
Perubahan Drastis di Tokopedia, Rumor PHK dan Integrasi ByteDance
Perubahan Drastis di Tokopedia, Rumor PHK dan Integrasi ByteDance

MEMO

GoTo akhirnya memberikan klarifikasi terkait dua rumor besar yang beredar mengenai Tokopedia, yaitu rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran dan penghentian sebagian besar layanan. Berbeda dengan isu PHK yang dijawab dengan diplomasi, rumor penghentian layanan langsung dibantah oleh GoTo. Namun, perubahan besar tampaknya akan terjadi di internal Tokopedia seiring dengan masuknya ByteDance sebagai pengendali baru.

Baca Juga: Menteri Koperasi Teten Masduki Ungkap Risiko Temu pada UMKM

ByteDance Hancurkan Budaya Kerja?

GoTo akhirnya memberikan klarifikasi mengenai dua rumor seputar Tokopedia, yakni terkait rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran dan penghentian sebagian besar layanan. Berbeda dengan jawaban yang lebih diplomatis tentang rumor PHK, GoTo langsung membantah kabar penghentian sebagian besar layanan Tokopedia.

Rumor tentang PHK besar-besaran di Tokopedia pertama kali dihembuskan oleh akun media sosial Ecommurz, yang sering menyebarkan rumor dari pekerja startup Indonesia kepada pengikutnya.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Ada dua desas-desus yang disebarkan oleh Ecommurz. Pertama, ByteDance sebagai induk usaha TikTok dan Tokopedia menilai bahwa 70 persen dari 2.772 karyawan Tokopedia tidak dibutuhkan atau redundant.

Berdasarkan penilaian tersebut, menurut Ecommurz, ByteDance ingin memangkas jumlah pegawai Tokopedia menjadi hanya “ratusan.”

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Kedua, efisiensi juga akan dilakukan dalam hal teknologi dan layanan yang digunakan secara internal oleh pegawai Tokopedia. ByteDance ingin mengganti 80 persen dari perangkat internal Tokopedia dengan solusi yang dikembangkan sendiri oleh ByteDance dan selama ini digunakan oleh pegawai TikTok.

Dengan demikian, rumor yang beredar sebenarnya bukan tentang penghentian layanan Tokopedia kepada mitra dan pelanggan, melainkan penggantian perangkat lunak yang selama ini dibangun sendiri oleh Tokopedia dengan solusi milik ByteDance dari China.

Dari kedua rumor tersebut, dapat disimpulkan bahwa merger Tokopedia dan TikTok Shop akan berdampak besar pada “pegawai teknologi” Tokopedia. Pekerja yang terdampak bisa signifikan karena Tokopedia sangat agresif merekrut programmer dan melakukan pengembangan secara internal dibandingkan dengan unicorn RI lainnya.