Example floating
Example floating
Tekno Digi

Peluang Kerja Remote dengan Gaji Tinggi di Era Digital

Alfi Fida
×

Peluang Kerja Remote dengan Gaji Tinggi di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Peluang Kerja Remote dengan Gaji Tinggi di Era Digital
Peluang Kerja Remote dengan Gaji Tinggi di Era Digital

MEMO

Menghasilkan gaji sebesar Rp2 miliar tanpa perlu ke kantor kini bukan sekadar impian. Berdasarkan laporan dari Greenback Expat Tax Services yang mengkaji ribuan lowongan kerja di Indeed, peluang untuk bekerja dari jarak jauh dengan gaji fantastis memang nyata.

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Survei terhadap warga Amerika yang berminat menjadi digital nomad mengungkapkan bahwa pekerjaan remote sebagai data scientist, analis bisnis, dan manajer proyek dapat menghasilkan pendapatan besar, dengan Amerika Serikat, Prancis, dan Australia menjadi negara dengan peluang terbaik.

Gaji Rp2 Miliar Tanpa Ngantor? Temukan Cara dan Peluangnya!

Menghasilkan gaji Rp2 miliar tanpa harus datang ke kantor setiap hari mungkin terdengar seperti mimpi bagi banyak pekerja. Namun, ternyata hal ini bisa menjadi kenyataan. Berdasarkan laporan dari Greenback Expat Tax Services, yang mengkaji hampir 6.800 lowongan pekerjaan yang diposting di Indeed di seluruh dunia, terdapat peluang untuk bekerja dari jarak jauh dengan gaji fantastis.

Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele

Laporan tersebut juga melibatkan survei terhadap sekitar 1.000 warga Amerika yang tertarik untuk menjadi digital nomad atau bekerja dari mana saja. Dari hasil analisis, ditemukan bahwa seorang data scientist yang bekerja secara remote bisa mendapatkan rata-rata penghasilan sebesar US$132 ribu atau setara dengan Rp2,1 miliar. Sementara itu, seorang analis bisnis yang bekerja remote bisa menghasilkan sekitar US$100 ribu atau Rp1,6 miliar, dan seorang manajer proyek bisa memperoleh US$88 ribu atau sekitar Rp1,4 miliar, menurut laporan yang dirilis pada Selasa (4/6/2024).

Amerika Serikat merupakan negara dengan jumlah peluang kerja jarak jauh yang paling banyak dan gaji yang tinggi. Misalnya, seorang data scientist di AS bisa mendapatkan gaji hingga US$143 ribu atau sekitar Rp2,3 miliar. Prancis menjadi negara berikutnya yang menawarkan peluang serupa dengan rata-rata gaji sebesar US$90 ribu atau Rp1,4 miliar. Di posisi selanjutnya adalah Australia dengan gaji rata-rata US$79 ribu atau sekitar Rp1,2 miliar.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Negara-Negara Terbaik untuk Pekerjaan Remote dan Gaji Fantastis

Namun, banyak pekerja di AS yang berniat meninggalkan negara tersebut. Laporan juga mengungkapkan bahwa enam dari 10 pekerja generasi Z di AS tertarik untuk menjadi ekspatriat. Banyak dari mereka yang berminat pindah ke negara-negara seperti Italia, Kanada, dan Inggris, yang menawarkan banyak pekerjaan jarak jauh.

Untuk bekerja dari jarak jauh, gaji menjadi salah satu aspek yang sangat penting. Survei tersebut menunjukkan bahwa gaji sekitar US$72 ribu atau Rp1,1 miliar dianggap cukup untuk hidup nyaman sambil bekerja dari jarak jauh.

Pekerjaan jarak jauh semakin populer sejak pandemi Covid-19 melanda beberapa tahun lalu. Fleksibilitas dalam bekerja menjadi salah satu faktor utama yang diminati. Erik Braund, pendiri dan CEO Katmai, menjelaskan bahwa ia telah menerapkan sistem kerja jarak jauh dengan mitra kerjanya sejak tahun 2020. Menurutnya, cara kerja ini juga memungkinkan untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

“Saya melewatkan dua tahun pertama kehidupan anak pertama saya. Saya tidak ingin melewatkan dua tahun pertama kehidupan anak kedua saya,” ujar Braund.

Peluang Kerja Jarak Jauh dengan Gaji Tinggi: Kenyataan Baru di Era Digital

Peluang untuk bekerja dari jarak jauh dengan gaji tinggi semakin nyata di era digital ini, terutama setelah pandemi Covid-19 yang mempercepat adopsi sistem kerja fleksibel. Data scientist, analis bisnis, dan manajer proyek adalah beberapa posisi yang menawarkan gaji tinggi untuk pekerjaan remote, dengan Amerika Serikat, Prancis, dan Australia menjadi negara-negara yang menawarkan peluang terbaik dalam hal ini.

Survei menunjukkan bahwa banyak warga Amerika, terutama generasi Z, tertarik untuk menjadi digital nomad dan pindah ke negara-negara seperti Italia, Kanada, dan Inggris yang juga menawarkan banyak pekerjaan jarak jauh.