Example floating
Example floating
Home

Strategi Luhut, Capai Target Investasi Rp1.650 Triliun dengan Kabar Baik dari Investor

Alfi Fida
×

Strategi Luhut, Capai Target Investasi Rp1.650 Triliun dengan Kabar Baik dari Investor

Sebarkan artikel ini
Strategi Luhut, Capai Target Investasi Rp1.650 Triliun dengan Kabar Baik dari Investor
Strategi Luhut, Capai Target Investasi Rp1.650 Triliun dengan Kabar Baik dari Investor

MEMO

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan optimis target investasi Indonesia sebesar Rp1.650 triliun akan tercapai di tengah kabar baik dari investor asing terkait Pilpres 2024.

Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional

Pasca-jalannya Pemilu yang damai, banyak investor kini bergerak untuk mewujudkan langkah-langkah konkrit dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Tanah Air.

Pilpres 2024 Bawa Kabar Baik!

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memiliki keyakinan yang kuat bahwa target investasi sebesar Rp1.650 triliun tahun ini akan tercapai. Hal ini disebabkan oleh kabar baik yang baru saja diterimanya dari investor asing terkait dengan Pilpres 2024.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum

Sebelumnya, Luhut mengungkapkan bahwa para investor cenderung bersikap menunggu dan melihat perkembangan Pilpres 2024 sebelum melakukan investasi. Namun, ia mengklaim bahwa sekarang banyak yang menghubunginya dengan ucapan selamat karena jalannya Pemilu yang berlangsung dengan damai.

Keberhasilan Pilpres 2024 sebagai salah satu pesta demokrasi terbesar di dunia juga memberikan dampak positif terhadap kepastian investasi di dalam negeri.

Baca Juga: PSHWTM Ranting Rungkut Surabaya Bagikan 1.903 Takjil, Usung Tema "Silat Menyehatkan Raga, Berbagi Menguatkan Jiwa"

Menurut Luhut, hal ini terbukti dengan optimisme yang muncul dan kabar baik yang berkaitan dengan investasi dalam negeri. Ia menyatakan bahwa banyak investor yang sebelumnya menunggu dan melihat kini mulai melakukan langkah-langkah konkrit dalam melakukan investasi di Indonesia.