Example floating
Example floating
Home

Heboh! Anies Baswedan Ungkap Kesulitan Jual Saham Perusahaan Bir

Alfi Fida
×

Heboh! Anies Baswedan Ungkap Kesulitan Jual Saham Perusahaan Bir

Sebarkan artikel ini
Heboh! Anies Baswedan Ungkap Kesulitan Jual Saham Perusahaan Bir
Heboh! Anies Baswedan Ungkap Kesulitan Jual Saham Perusahaan Bir

MEMO

Anies Baswedan, calon presiden potensial, mengungkapkan pengalamannya yang menarik ketika menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, terkait kesulitan menjual saham perusahaan bir. Dalam suatu acara pembukaan posko relawan di Bandung, Anies menyampaikan pandangannya tentang pentingnya melepas saham perusahaan minuman keras tersebut untuk memberikan kontribusi yang lebih baik pada pembangunan fasilitas umum yang lebih bermanfaat, seperti sekolah atau pengolahan air minum.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Selain itu, Anies menyoroti bahwa jumlah dana yang cukup besar dari penjualan saham tersebut berpotensi membawa manfaat positif bagi masyarakat, dan menjadi langkah simbolis dalam memajukan perubahan ke depan.

Calon Presiden Anies Curhat Soal Perjuangan Meninggalkan Bisnis Kontroversial

Bakal calon presiden (bacapres) Anies Baswedan mengungkapkan pengalamannya yang sulit dalam menjual saham perusahaan bir saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. Beliau menyampaikan hal tersebut ketika membuka posko relawan di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu pagi (5/8/2023).

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

“Ketika kami berusaha untuk melepaskan kepemilikan saham di perusahaan minuman keras, khususnya perusahaan bir, kami justru menghadapi hambatan yang cukup besar, karena hal ini menjadi simbolik,” ungkapnya seperti yang dilansir di kanal YouTube PKSTV Jabar.

Menurut Anies, tujuan pemerintah memiliki saham di badan usaha adalah agar dapat berkontribusi dalam pembangunan. Namun, ia merasa bahwa tidak ada unsur pembangunan yang diwakili dalam operasional sebuah pabrik bir.

Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat

Potensi Dana Triliunan dari Penjualan Saham Bir untuk Proyek Pembangunan Lebih Bermanfaat

Karenanya, pemerintah tertarik untuk melepas saham tersebut yang nilainya diperkirakan mencapai angka Rp 1,2 triliun. Dengan jumlah dana yang cukup besar tersebut, dana tersebut dapat dialokasikan untuk pembangunan fasilitas umum yang lebih bermanfaat, seperti sekolah atau pengolahan air minum.

“Angka yang besar ini, jika digunakan untuk membangun sekolah atau bahkan untuk fasilitas pengolahan air minum, akan lebih bermanfaat daripada diinvestasikan dalam minuman keras,” ujar Anies.

“Nilainya memang tidak kecil, namun hal ini menjadi simbolik dan itulah mengapa kita harus bersatu dan berusaha maju ke depan,” tambahnya.

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah DKI Jakarta memiliki kepemilikan saham sebesar 26,25% di PT Delta Djakarta Tbk. (DLTA), sebuah perusahaan yang menjadi produsen sejumlah merek minuman keras, terutama bir, di Indonesia.

Anies Baswedan Curhat Kesulitan Jual Saham Perusahaan Bir: Berpotensi untuk Pembangunan yang Lebih Bermanfaat

Dengan melepas saham yang ditaksir mencapai angka Rp 1,2 triliun, pemerintah dapat mengalokasikan dana tersebut untuk proyek-proyek pembangunan yang lebih prioritas, seperti membangun sekolah atau meningkatkan infrastruktur pengolahan air minum. Pendekatan ini menunjukkan kesadaran Anies akan pentingnya memberikan manfaat konkret bagi masyarakat melalui penggunaan dana yang signifikan.

Pilihan Anies untuk berbagi pandangan mengenai kesulitan menjual saham perusahaan bir juga mencerminkan komitmennya dalam mencari solusi dan memberikan contoh bagi pejabat publik lainnya. Dengan mengambil langkah simbolik ini, Anies ingin mendorong kesadaran dan kerjasama untuk mencapai perubahan yang lebih baik dalam pembangunan berkelanjutan.