Example floating
Example floating
inspirasiJatimPeristiwa

Mengkonsumsi Kopi dalam Aktivitas Olahraga: Persyaratan Khusus untuk Atlet Profesional

Avatar
×

Mengkonsumsi Kopi dalam Aktivitas Olahraga: Persyaratan Khusus untuk Atlet Profesional

Sebarkan artikel ini
Mengkonsumsi Kopi dalam Aktivitas Olahraga Persyaratan Khusus untuk Atlet Profesional

MEMO, Surabaya: Pentingnya memahami dampak konsumsi kopi pada atlet profesional tidak bisa dianggap remeh.

Kopi, meskipun dapat menjadi pembangkit tenaga saat melaksanakan aktivitas olahraga, memiliki risiko potensial jika tidak dikonsumsi dengan bijaksana.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

Atlet perlu memahami persyaratan khusus terkait kadar kafein dalam kopi dan batas yang diizinkan untuk menghindari risiko doping.

Kopi dalam Olahraga: Efek Energi Tambahan dan Batas Kafein yang Diperbolehkan

Minum secangkir kopi dapat memberikan energi tambahan saat melakukan aktivitas olahraga. Namun, perlu diwaspadai jika dikonsumsi oleh atlet profesional, karena kadar kafein dalam kopi yang melebihi batas yang diperbolehkan dapat dianggap sebagai bentuk doping.

Baca Juga: Situasi Panas Geger Di Gresik Kota Baru Oknum Perguruan Silat Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Motor Ringsek Dan Polisi Buru Pelaku

Menurut Gatot S. Dewa Broto, Ketua Umum Indonesia Anti Doping Indonesia (IADO), pada hari Rabu (5/7/2023), sejak tahun 2005, kopi bukan lagi dianggap sebagai doping, tetapi ada persyaratan khusus yang harus dipenuhi.

Sejarah Status Doping Kopi: Perubahan Regulasi sejak Tahun 2005

“Dahulu, sebelum tahun 2005, kopi termasuk dalam kategori doping. Namun, mulai tahun 2005, kopi bukan lagi dianggap doping, namun ada persyaratan tertentu yang harus dipenuhi. Jika kadar kafein terlalu tinggi, kemungkinan besar dapat dianggap sebagai doping,” jelas Gatot S. Dewa Broto.

Baca Juga: Dansatgas TMMD ke-127 Sekaligus Dandim 0809/Kediri Tinjau Langsung Sasaran Pembangunan di Desa Gadungan

“Orang memang membutuhkan kopi untuk menjaga kesehatan tubuh dan agar tidak mengantuk. Namun, jika kandungan kafeinnya terlalu tinggi, ada kemungkinan terkena doping. Hal ini di luar batas penalaran yang wajar, terutama jika kopi yang dikonsumsi sangat pekat,” tambahnya.