Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Peristiwa Hukum

Tahan Isyak Tangis, Panglima Sampaikan Kabar, Nanggala 402 Tenggelam

Avatar
×

Tahan Isyak Tangis, Panglima Sampaikan Kabar, Nanggala 402 Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Tahan Isyak Tangis, Panglima Sampaikan Kabar, Kapal Selam Nanggala Tenggelam
Tahan Isyak Tangis, Panglima Sampaikan Kabar, Kapal Selam Nanggala Tenggelam

Bali, Memo

KRI Nanggala 402 resmi diklaim tenggelam sesudah sebelumnya diklaim hilang kontak di perairan Bali utara. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan sedih mendalam.

” Saya atas nama Panglima Tentara Nasional Indonesia(TNI) serta semua prajurit dan keluarga besar Tentara Nasional Indonesia(TNI) mengantarkan rasa prihatin yang mendalam,” tutur Hadi sembari menahan isak dalam jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai Bali, Sabtu.

Hadi pula mengantarkan kesedihan mendalam pada prajurit yang on board di KRI Nanggala 402.” Kita seluruhnya merasa kehilangan dengan peristiwa ini,” ekstra ia.

Hadi memohon semua warga Indonesia ikut mendoakan supaya proses pencarian dapat lekas memperoleh bukti- bukti yang kokoh.” Aku harap doa restu dari semua warga Indonesia,” tuturnya.

Beberapa Barang Milik Kapal Selam Ditemukan

Operasi pencarian serta pengamanan KRI Nanggala 402 mendapatkan beberapa barang yang dipercayai dari kapal selam yang karam di perairan utara Bali. Beberapa peralatan dipaparkan dalam konferensi pers, Sabtu

KSAL Laksamana Tentara Nasional Indonesia(TNI) Yudo Margono berkata, beberapa barang ini ditemui di dekat posisi lenyapnya KRI Nanggala. Bersumber pada analisa, ditentukan beberapa barang itu ialah kepunyaan KRI Nanggala.

” Beberapa barang ini tidak bakal muncul bila tidak terdapat tekanan kuat akibatnya dapat keluar dari kapal,” tutur KSAL.

KRI Nanggala lenyap kontak pada Rabu jam 03. 00 Waktu indonesia tengah(WITA). Kapal mengangkut 53 awak. Dikala ini operasi pencarian dicoba dengan daya penuh dari Tentara Nasional Indonesia(TNI) serta dukungan sebagian negara sahabat.

Nanggala 402 Pecah di Pedalaman Laut

KSAL Laksamana Tentara Nasional Indonesia(TNI) Yudo Margono membenarkan kapal selam KRI Nanggala 402 tidak meledak. Kejadian yang terjalin di perairan utara Bali lebih pada kerenggangan.

“ Apakah dentuman ataupun kerenggangan? Bukan dentuman. Jika dentuman tentu telah hancur. Pula terdapat suara yang hendak terdengar sonar. Ini lebih pada kerenggangan,” tutur KSAL dalam pertemuan pers, Sabtu.

Yudo mengatakan, dalam kejadian ini dipercayai terjalin kerenggangan pada KRI Nanggala alhasil jatuh pada pada kedalaman. Sebab retakan itu beberapa barang pada kapal selam bikinan Jerman ini muncul dari kapal serta timbul di dataran.

KSAL berkata, operasi pencarian bakal selalu dicoba. KRI Nanggala dikala ini terletak pada kedalaman 850 m. Panglima Tentara Nasional Indonesia(TNI) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengantarkan kesedihan mendalam atas peristiwa ini.

Ia kembali memohon doa warga supaya pengamanan para prajurit on board KRI Nanggala dapat ditemukan.