
Madiun, Memo.co.id
Puluhan PSK yang selama ini melayani lelaki hidung belang dan melakukan praktek prostitusi di Madiun, dikoordinir oknum. Keberadaan mereka yang tinggal di warung remang remang di Desa Karanglo Mejayan Madiun, tergolong nyaman. Hanya saja, kemarin, mereka tidak berkutik saat Satpol PP dengan menbgenakan pakaian preman meringkus semuanya.
Tidak biasanya, para petugas di dsatpol PP Madiun melakukan operasi dengan berpakaian preman. Biasanya, mereka menggunakan kendaraan resmi dan patroli dengan mengenakan seregam lengkap Satpol PP. Diperoleh informasi, u8ntuki membubarkan prostitusi di warung remang remang, harus secara sembunyi sembunyi. Tidak semua petugas juga dilibatkan, karena khawatir akan bocor.
“Dari beberapa warung yang dirazia , petugas mengamankan 33 pekerja seks komersial dan 1 laki – laki hidung belang,” tutur Setyono, Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Madiun. Mereka yang terazia nantinya akan didata dan diperiksa kesehatannya, setelah itu akan diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Madiun untuk dikirim ke Panti Rehabilitasi Tuna Karya Kediri
Operasi satpol PP tersebut karuan saja membuat para PSK terkejut. Demikian juga dengan pemilik warung remang remang yang ada di kawasan tersebut. Biasanya, jika mereka akan dirazia, selalu ada oknum yang membocorkan. Kemarin, para PSK langsung diamankan di Mako Satpol PP Madiun untuk dimintai data dan pemkbinaan. ( ed )












