Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Tanggulangi Resiko Gagal Panen, Petani Bangun Sarana Irigasi Dengan Swadaya Murni

A. Daroini
×

Tanggulangi Resiko Gagal Panen, Petani Bangun Sarana Irigasi Dengan Swadaya Murni

Sebarkan artikel ini
Sarana Irigasi

Sarana Irigasi

NGANJUK,MEMO.CO.ID –
Tidak kurang dari ratusan masyarakat di Dusun Buntot Desa Tirtobinangun Kecamatan Patianrowo pada hari ini (13/7) melakukan kegiatan gotong royong membuat bronjong penahan tanggul dan pemasangan gorong gorong untuk sarana irigasi pertanian.

Baca Juga: Perkemahan Wirakarya Jatim 2026 Hadir di Kediri Pramuka Lakukan Renovasi Tiga Rumah Warga

Dalam pengerjaannya masyarakat dibantu anggota koramil dan anggota polsek bersama petugas Satpol PP Kecamatan Patianrowo.

Yang patut diacungi jempol dalam kegiatan ini yaitu soal sumber dana untuk pembangunan dua paket fisik tersebut berasal dari swadaya murni masyarakat. Artinya tidak melibatkan campur tanggan daerah. ” Dua paket pekerjaan itu semua anggaran murni swadaya masyarakat,” terang Kamto salah satu tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

Menurut pembina petani Desa Tirtobinangun ini sebetulnya usulan pembangunan dua paket pekerjaan ini jauh hari sering diusulkan melalui musrenbangdes namun tidak pernah gol.

” Padahal ini menyangkut kepentingan petani tapi pihak desa kurang perhatian dan terkesan ada pembiaran,” sambungnya.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang

Menurut dia juga sebetulnya alokasi anggaran dari pemerintah yang dikelola desa sangat besar. Ada dua sumber dana yang turun kedesa. Yaitu alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (DD). Kedua sumber dana tersebut nilainya bisa milyaran rupiah. ” Tapi sayangnya kades tidak peduli dengan nasib warga petaninya,” imbuhnya.

Berangkat karena niat untuk merubah nasib petani kami sepakat menggunakan dana gotong royong atau dana urunan betsama kelompok tani. ” Ini sifatnya darurat jadi harus ditangani secara cepat juga,” pungkasnya. (adi)