
NGANJUK,MEMO.CO.ID –
Masa tanam ketiga petani brokoli yang tersebar di wilayah Kecamatan Patianrowo,Nganjuk terancam gagal panen.
Seperti tanaman brokoli milik kelompok tani di Desa Bukur, tidak kurang dari 1 ha terhitung sejak sepekan terakhir ini tanaman sayuran serumpun dengan kubis ini banyak yang mati diserang hama.
Serangan hama tersebut menyerang daun dan buah. Akibat dari serangan itu kondisi daun dalam waktu singkat berubah warna. Dari hijau segar menjadi putih kusam. Termasuk buahnyapun ikut mengering dan dalam kurun waktu tertentu buah bisa membusuk.
Dilihat dari bekas serangan pada daun brokoli seperti tanda tanda dimakan belalang atau ulat daun. Karena penuh lobang bekas keratan. ” Petani sampai sekarang belum tahu jenis hama yang mematikan ini,” ucap Rifa’i salah satu petani setempat.
Baca Juga: Dikonfrontir 5 Kades, Nyali Camat Banyakan Kediri Hari Utomo, Ciut Tak Berkutik Ngaku Terima Suap
Memang kelompok tani disini masih dikatakan Rifa’i belum hafal betul karakter tanaman brokoli. Jadi masih kesulitan untuk mengetahui jenis hama dan penangananya. ” Petani masih dalam tahap uji coba. Ini masa tanam yang ketiga ,” terangnya.












