Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
Kediri

Kejar Inklusi Keuangan 98 Persen, Pemkot Kediri dan OJK Sulap Ide Kreatif UMKM Jadi Aset Digital

Avatar
×

Kejar Inklusi Keuangan 98 Persen, Pemkot Kediri dan OJK Sulap Ide Kreatif UMKM Jadi Aset Digital

Sebarkan artikel ini
Kejar Inklusi Keuangan 98 Persen Pemkot Kediri dan OJK Sulap Ide Kreatif UMKM Jadi Aset Digital

Memo, Kediri — Pemerintah Kota Kediri bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Kediri Financial Festival (Finfest) 2026 di halaman Balai Kota Kediri pada Sabtu (24/10/2026) hingga Minggu (25/10/2026) untuk mempercepat capaian target inklusi keuangan nasional menuju angka 98 persen pada 2045.

Perhelatan berskala regional bertajuk “Transforming Creativity into Digital Economic Value” ini secara resmi dibuka oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri, Kepala Kantor Perwakilan LPS II Surabaya Bambang S. Hidayat, serta jajaran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Kediri.

Melalui festival tahunan yang memadukan pameran industri keuangan dan pasar UMKM kreatif tersebut, Pemkot Kediri membidik percepatan pemulihan ekonomi daerah dengan cara mentransformasi karya bisnis digital lokal agar memiliki legalitas usaha formal, modal aman, serta proteksi investasi yang memadai.

Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menggarisbawahi bahwa kepemilikan ide usaha yang viral di media sosial tidak lagi cukup jika para pelaku ekonomi kreatif belum memahami manajerial keuangan serta akses permodalan dari lembaga jasa keuangan resmi.

“Melalui kegiatan ini, para pelaku usaha kreatif diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan karya bernilai ekonomi, tetapi juga meningkatkan literasi keuangan dan mengoptimalkan akses terhadap layanan keuangan resmi, mulai dari perbankan digital, investasi, hingga perlindungan usaha,” urai Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali tersebut.

Sementara itu, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri mengapresiasi sinergi tinggi Pemkot Kediri yang membawa daerah tersebut masuk sebagai penerima nominasi TPAKD Terbaik tingkat kota wilayah Jawa dan Bali. Ismirani optimistis Finfest edisi kelima ini mampu melampaui capaian transaksi edisi sebelumnya yang menembus Rp5,7 miliar.

“Ini merupakan salah satu bukti bahwa kegiatan Finfest yang kami adakan memiliki potensi besar untuk mempertemukan masyarakat dengan produk dan layanan jasa keuangan sekaligus membuka peluang ekonomi,” tegas Ismirani saat menjelaskan kehadiran 32 stan pameran jasa keuangan dan 70 UMKM binaan di lokasi pameran.