Insiden ledakan tabung gas Elpiji 50 kg di kawasan pertokoan Pakuwon City Surabaya mengakibatkan empat orang luka-luka dan puluhan bangunan terdampak.
Memo, Surabaya — Ledakan gas Pakuwon City Surabaya rusak 41 bangunan serta mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka. Peristiwa ledakan hebat akibat kebocoran tabung gas Elpiji berkapasitas 50 kilogram tersebut mengguncang area komersial San Antonio Shopping Street, Mulyorejo, Surabaya, pada Rabu pagi.
Kebocoran Tabung Gas 50 KG di Pakuwon City Surabaya
Kronologi Terjadinya Ledakan di Depot Kuliner
Peristiwa bermula saat terjadi kebocoran gas pada tabung Elpiji berkapasitas 50 kilogram di sebuah ruko kuliner Warung Wok. Tabung gas industri tersebut mengalami penyumbatan pada bagian regulator. Saat dilakukan upaya penanganan oleh teknisi, akumulasi gas di dalam ruangan tertutup memicu ledakan dahsyat yang menghancurkan struktur ruko.
Penanganan Cepat Tim Gabungan dan Kepolisian
Petugas gabungan dari Polrestabes Surabaya, Polsek Mulyorejo, BPBD Kota Surabaya, serta Pemadam Kebakaran segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan isolasi area dan evakuasi para korban. Tim penjinak bom dan laboratorium forensik turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan penyebab teknis ledakan.
Dampak Fisik dan Kerusakan Bangunan Pertokoan
Puluhan Ruko Mengalami Kerusakan Berat dan Ringan
Berdasarkan data asesmen awal BPBD Kota Surabaya, ledakan ini berdampak pada 41 unit bangunan di sekitarnya. Sebanyak dua unit ruko mengalami kerusakan struktur kategori berat, sementara puluhan ruko lainnya mengalami pecah kaca, kerusakan plafon, serta pintu roling door yang terlepas akibat gelombang tekanan.
Kerusakan Kendaraan Bermotor di Sekitar Lokasi
Tekanan udara akibat ledakan juga menyebar ke area parkir di sepanjang koridor San Antonio. Beberapa unit kendaraan roda empat dan sepeda motor yang terparkir di depan deretan ruko mengalami kerusakan pada bagian kaca dan bodi kendaraan akibat terkena material puing.
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Identitas dan Penanganan Empat Korban Luka
Insiden ini mengakibatkan empat orang menjadi korban luka-luka. Korban terdiri dari karyawan ruko serta teknisi yang berada di lokasi saat ledakan terjadi. Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Surabaya memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum merujuk para korban ke rumah sakit terdekat.
Perawatan Intensif di Rumah Sakit
Seluruh korban saat ini mendapatkan penanganan medis intensif di Rumah Sakit Airlangga Surabaya dan RSUD Dr. Soetomo. Pihak penanggung jawab ruko dan pengelola kawasan menyatakan komitmen penuh untuk menanggung biaya pengobatan seluruh korban terdampak.
Langkah Kepolisian dan Evaluasi Keamanan
Penyelidikan Lanjutan oleh Tim Forensik
Pihak kepolisian masih memasang garis polisi di sekitar titik pusat ledakan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk regulator dan sisa tabung gas 50 kg yang bocor untuk diuji secara laboratories.
Imbauan Standar Keselamatan Penggunaan Gas Industri
Pemerintah Kota Surabaya mengimbau seluruh pelaku usaha kuliner di kawasan komersial untuk memperketat pengecekan instalasi gas secara berkala. Penggunaan tabung gas skala industri wajib memenuhi standar keselamatan serta dilengkapi dengan sistem deteksi kebocoran dan ventilasi udara yang memadai.












