Example floating
Example floating
UMKM

5 Tips Ampuh dari Pakar Marketing Indonesia, Agar Sukses Bisnis Frozen Food

A. Daroini
×

5 Tips Ampuh dari Pakar Marketing Indonesia, Agar Sukses Bisnis Frozen Food

Sebarkan artikel ini

Kalau baru mau mulai sudah punya customer belum? Productnya seperti apa? Sudah punya brand apa belum?” kata Hermawan seperti dikutip dari detikcom.

Berikut ini 5 tips dari Hermawan Kartajata agar bisa sukses memulai bisnis frozen food:

Baca Juga: Jeritan Pedagang Kecil: Syarat KPR Terlalu Tinggi

Memiliki Komitmen

Komitmen serta disiplin yang kuat adalah keharusan dalam masuk ke dunia bisnia, termasuk bisnis frozen food atau bisnis apapun itu, kamu perlu menanam komitmen serta disiplin yang kuat di dalam diri. Sebab, tanpa komitmen, bisnis kamu tidak akan berkembang sukses sesuai yang diharapkan.

“Kamu harus prepare, kalau COVID-19 ini mereda bagaimana? Silahkan mulai asal siap nanti kalau sudah masuk post-normal seperti apa, apakah siap bertahan?,” kata Hermawan.

Baca Juga:   Hasil Sidak Mendadak Tinjau Pasar Larangan Khofifah Temukan Harga Komoditas Bahan Pokok Di Atas HET Dan Minta Satgas Pangan Segera Bertindak

Rajin Melakukan Riset

Setelah itu, kamu wajib rajin-rajin riset terkait modal, bahan baku, cara pengolahan yang baik seperti apa. Agar produk yang dihasilkan tidak kalah dengan brand-brand ternama.

“Perlu persiapan yang matang,” sambungnya.

Baca Juga: Tindak Tegas Pedagang Nakal Sidak Jelang Ramadhan Satgas Pangan Polres Mojokerto Temukan Beras Dijual di Atas HET

Pilih Produk Frozen Food yang Unik

Selain itu, pebisnis pemula juga perlu paham yang namanya positioning, differentiation, branding (PDB) untuk produk yang ditawarkannya. Artinya, untuk produk apapun yang mau dijual harus memiliki ciri khas tersendiri sehingga tidak mudah diikuti oleh pesaing.

Pilih dari Salah Satu Jenis Frozen food Yang Paling Disukai

Jenis frozen food sendiri beragam mulai dari nugget, sosis, bakso, siomay, risol, donat beku, empek-empek dan lain sebagainya. Dari berbagai jenis frozen food tersebut pilihlah yang paling kamu sukai dan kreasikan seunik dan selezat mungkin.

Cari Produk Yang Punya Differensiasi

“Cari produk yang spesifik yang PDB-nya jelas, positioning, differentiation, brandingnya, kalau tidak punya differentiation ya akhirnya jual harga, lalu kasih brand apa biar unik,” terangnya.