Berdasarkan pantauan MNC Media sudah ada pertemuan antara Komandan Batalyon kedua kesatuan tersebut bersama komandan POM-AD untuk membahas kejadian tersebut.
Sementara Kapenrem 174 ATW/Merauke Mayor Inf La Haruni mengaku belum menerima informasi soal adanya keributan tersebut.
“Saya baru pulang dari kegiatan di Jakarta jadi belum dapat informasi mengenai kronologi dan awal kejadiannya. Yang jelas kalau ada prajurit bermasalah penyelesaiannya langsung ditangani di Sub Denpom di sana (Sub Denpom XVII/3 Merauke),” kata Kapenrem.












