Example floating
Example floating
Jatim

Wow, Inilah Langkah Unik Bondowoso Jaga Kondusifitas Wilayah dengan Perguruan Pencak Silat!

A. Daroini
×

Wow, Inilah Langkah Unik Bondowoso Jaga Kondusifitas Wilayah dengan Perguruan Pencak Silat!

Sebarkan artikel ini

MEMO, Bondowoso – Pemkab Bondowoso telah mengambil langkah unik dalam menjaga kondusifitas wilayah dengan menggandeng 16 perguruan pencak silat. Melalui kerjasama ini, mereka berupaya mengantisipasi potensi konflik dan menciptakan keamanan yang optimal.

Pemkab Bondowoso Gandeng 16 Perguruan Pencak Silat untuk Menjaga Keamanan

Bondowoso: Menjelang pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) telah mengumpulkan 16 perguruan pencak silat. Pertemuan ini dilakukan di Ruang Sabha Bina pada hari Senin (17/7/2023) dengan tujuan menjaga keamanan wilayah melalui kesatuan pandangan dan langkah-langkah dalam kewaspadaan dini.

Baca Juga: Tragis Balita Empat Tahun Tewas Tenggelam di Empang Gresik Saat Asyik Bermain Sendirian

Bupati Bondowoso, Drs KH Salwa Arifin, yang diwakili oleh Asisten 1, Haeriyah Yuliati, menyatakan bahwa langkah ini diambil sebagai upaya antisipasi terhadap potensi konflik yang mungkin terjadi akibat perselisihan antar kelompok perguruan silat. Keputusan ini juga dipengaruhi oleh contoh dari beberapa daerah lainnya.

Mantan Kepala DPMD tersebut menekankan bahwa keamanan wilayah sangat penting dalam memajukan pembangunan suatu daerah. Pembangunan yang sukses dapat tercapai jika wilayah tersebut aman dan kondusif.

Baca Juga: KAI Daop 7 Madiun Berikan Program “Silaturahmi” Diskon Hingga 20 Persen untuk Kelas Eksekutif

Kapolres Bondowoso, AKBP Bimo Ariyanto, melalui Kasat Intel, Deky Zulkarnain, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso atas langkah ini. Mengumpulkan seluruh ketua perguruan silat merupakan langkah yang baik karena silaturahmi adalah bagian dari upaya menciptakan kondisi yang aman dan kondusif di Bondowoso.

Antisipasi Konflik dan Menciptakan Kondisi Kondusif di Bondowoso Melalui Perguruan Pencak Silat

“Seorang pendekar tidak akan mencari musuh, tetapi jika musuh datang, seorang pendekar tidak akan mundur,” tegasnya.

Baca Juga: H2+1 Lebaran 1447 H Daop 7 Madiun Catat Berangkatkan Lebih  17 Ribu Penumpang Dihimbau Bawa Bagasi Sesuai Aturan

Deky menyampaikan bahwa yang perlu diwaspadai adalah orang-orang yang sengaja menciptakan ketidakharmonisan di antara sesama. Oleh karena itu, penting untuk membangun dan memperkuat kebersamaan meskipun berasal dari perguruan yang berbeda.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Bondowoso, Sunargi, menegaskan bahwa kerukunan antar anggota IPSI di Kota Tape sangat baik. Oleh karena itu, keharmonisan ini perlu dijaga dan dipupuk dengan menghindari terjadinya konflik antar perguruan.

“Seorang pendekar harus berjiwa mulia dan bijaksana, menghindari segala tindakan yang dilarang oleh pemerintah dan agama, seperti keributan,” pungkasnya.

Bondowoso Kolaborasi dengan Perguruan Pencak Silat untuk Menjaga Keamanan Wilayah

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bondowoso dan perguruan pencak silat menjadi strategi cerdas dalam menjaga keamanan wilayah. Melalui upaya ini, diharapkan tercipta kondisi yang kondusif bagi pembangunan daerah serta terjaganya keharmonisan antar anggota perguruan silat.