Example floating
Example floating
Metropolis

Wartawan Dihadang Komplotan Bersenpi, Tangan Kanannya Dibacok dan Motornya Dirampas

A. Daroini
×

Wartawan Dihadang Komplotan Bersenpi, Tangan Kanannya Dibacok dan Motornya Dirampas

Sebarkan artikel ini

rampok-bacok-wartawan

Sukabumi, Memo.co.id
KOmplotan beranggotakan 6 orang, menghadang wartawan KompasTv, Wandi Wahyudin, di daerah Jl Benteng Kidul,Sukabumi Jawa Barat, Senin tengah malam.Tangan sebelah kanan dibacok dan sepeda motor Vixion bernopol F 6432 TY, dirampas dan dibawa kabur kawanan itu.

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

Kejadian tersebut tepatnya di jalan sepi, sekitar jam 23/15 WIB. Wahyudin tengah menaiki sepeda motornya , Vixion warna putih. Malam itu dia akan pulang ke rumahnya di daerah Cemerlang Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong, Sukabumi Jawa Barat.

Ketika melintasi Jalan Benteng Kidul, tiba-tiba motornya dihentikan 6 orang tak dikenal. Saat itu menurut korban situasi jalanan sudah sepi dan minim lampu penerangan.

Baca Juga: Dukung Kreativitas Reses di Dinoyo Sekolahan DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta Per RW Tahun 2026

“Kendaraan saya dipepet tiga motor mereka berboncengan, salah seorang dari mereka turun dan mengeluarkan senjata tajam seraya meminta saya menyerahkan motor,” kata Wandi di RS Assyifa Kota Sukabumi.

Tak sampai disitu, menurut Wandi salah seorang pelaku bahkan mengancam akan menembaknya bila tak segera menyerahkan motornya.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

“Yang belakang ngancam mau nembak, saat itu senjata tajam yang dipegang pelaku yang di depan saya langsung terayun dan mengenai tangan kanan, akhirnya motor saya lepas,” lanjutnya seraya menahan sakit.

Usai melukai dan merampas motor korban para pelaku kemudian melarikan diri ke arah Degung, pusat Kota Sukabumi. Wandi kemudian berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu langsung membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Assyifa.(nu)