Sementara itu, kepala pelaksana proyek mengaku tengah mengupayakan jalan sementara bagi warga, meskipun saat ini baru dirancang untuk pejalan kaki. “Kami akan coba bangunkan akses untuk pejalan kaki terlebih dahulu. Untuk sepeda motor, masih dalam tahap pertimbangan,” ujarnya tanpa menyebutkan identitas.
Diketahui, pembangunan jembatan ini dikerjakan oleh CV Al-quct dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp2,186 miliar yang bersumber dari dana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca Juga: Syawalan 1447 H di Ponpes Wali Barokah, Dandim 0809/Kediri Pesankan Ini
Warga menekankan pentingnya aspek keselamatan dan kenyamanan selama proyek berlangsung. Akses yang terbatas dikhawatirkan dapat berdampak pada kelancaran kegiatan ekonomi maupun pendidikan di wilayah tersebut.












