Ia menambahkan, keikutsertaan Blitar di ajang semacam ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya fasilitas perkemahan di kota sendiri. Mas Ibin menyebut Pemkot tengah menyiapkan rencana pembangunan bumi perkemahan di Kelurahan Gedog. Area tersebut nantinya tidak hanya difungsikan untuk kegiatan pramuka dan PMI, tetapi juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif berbasis glamping. “Dengan begitu, suatu saat acara besar seperti ini bisa kita gelar di Kota Blitar,” ujarnya.
Pesan khusus pun ia sampaikan bagi peserta muda yang tampak bersemangat. Ia meminta mereka menjaga nama baik kota, berprestasi, dan pulang dengan membawa segudang pengalaman. “Semangat selalu. Saya yakin adik-adikku di sana akan berprestasi. Yang lebih penting, jangan lupa menularkan pengalaman kepada teman-teman di Blitar,” ucapnya.
Baca Juga: SPPG Ringinanyar Mulai Jalan Dulu, Ahli Gizi dan SLHS Menyusul: Pengawasan Ke Mana?
Jumbara PMR sendiri, menurut catatan PMI Jawa Timur, digelar bukan sekadar sebagai perkemahan massal. Ajang ini dimaksudkan menjadi wadah pertukaran informasi, keterampilan, dan pengetahuan antar-anggota PMR. Kegiatan lapangan seperti simulasi kebencanaan, pertolongan pertama, hingga kerja bakti sosial dirancang untuk menumbuhkan jiwa kesukarelaan sejak dini.
Tak ada kontingen yang absen dalam pertemuan teknis. Semua 38 kota dan kabupaten Jawa Timur memastikan hadir. Fakta ini memperlihatkan tingginya komitmen daerah dalam menyiapkan generasi muda yang peduli kemanusiaan.
Baca Juga: RUPS BPR Penataran, Perkuat Manajemen Risiko Kredit
Di tengah pelepasan, beberapa peserta tampak tak bisa menyembunyikan rasa bangga. Mengenakan selempang warna-warni dan seragam lengkap, mereka menyalami para pembina, wali kota, hingga jajaran pejabat PMI. Momen itu menjadi gambaran bahwa Jumbara bukan hanya soal lomba, melainkan juga tentang tradisi regenerasi.
Dengan doa dan restu yang menyertai, kontingen PMI Kota Blitar pun melangkah meninggalkan balai kota. Di pundak mereka, tersandang harapan akan tumbuhnya anak-anak muda Blitar yang lebih tangguh, peduli, dan kaya pengalaman.**
Baca Juga: Ratusan Warga 212 Datangi Kantor Kecamatan Rejotangan, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak












