Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Kediri, Syamsul Bahri, menjelaskan bahwa ketidakhadirannya di kantor dikarenakan menghadiri undangan paparan di Balai Kota Kediri. “Saya ditelpon dikira saya belum datang. Tetapi saya sudah datang. Tetapi karena ada undangan paparan di ruang Kilisuci, maka saya langsung datang ke Kilisuci,” jelasnya.
Syamsul Bahri menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan dari Wali Kota terkait masukan yang telah diberikan. “Arahan beliau pertama kebersihan, kerapian, lalu penataan sarana prasarana motor dan mobil. Beliau melihat motor yang mangkrak itu, dikira tidak terawat. Sudah saya jelaskan motor itu dalam proses penghapusan, untuk efisiensi dalam perawatan dan pemeliharaan,” terangnya.
Baca Juga: Bom Waktu Skandal Suap 1,2 Milyar di Kejaksaan Pengaruhi Tuntutan JPU, Libatkan Jampidsus Kejagung
Mengenai tingkat disiplin pegawai, Syamsul Bahri mengklaim bahwa secara keseluruhan sudah baik. “Untuk kedisiplinan insya Allah sudah bagus. Tetapi karena kantornya sangat sempit, untuk siaga di kantor 200 orang tidak memungkinkan, makanya ada yang di mobil, ada yang di sebelah dan ada yang patroli,” pungkasnya.












