Blitar, Memo.co.id
Ketidakhadiran Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin dalam acara Silaturahim Purna Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar, Rabu (15/10/2025) di Gedung Kusumo Wicitro, membuat para peserta kecewa. Hal ini diungkapkan beberapa anggota Purna ASN yang tak bisa menahan rasa kekecewaannya terhadap sang wali kota.
Baca Juga: PUPR Kabupaten Blitar Siapkan Jalan Aman untuk Pemudik, 14 Titik Kerusakan Jadi Prioritas
“Tadinya memang kita berharap bertemu langsung oleh Pak Wali. Tapi mungkin beliau ada kesibukan lain, jadi gak hadir di sini. Kalau ditanya kecewa atau tidak, ya pastinya kecewa,” ujar salah satu Purna ASN yang enggan disebut namanya, Jumat (17/10/ 2025).
Acara yang dihadiri oleh lebih dari 150 ASN purna ini merupakan kesempatan berharga untuk merayakan pengabdian para mantan pegawai negeri, yang telah menghabiskan sebagian besar hidup mereka untuk melayani masyarakat. Purna pejabat yang hadir diantaranya, mantan Wali Kota Blitar Santoso, 4 orang mantan Sekda hingga para mantan kepala dinas.
Baca Juga: Gerindra Blitar Rangkul Media di Ramadan, Perkuat Sinergi dan Komunikasi Publik
Pada kesempatan itu, hadir mewakili Wali Kota Ibin, Sekda Kota Blitar Priyo Suhartono. Saat dikonfirmasi atas ketiadaan Wali Kota Ibin, Priyo menjelaskan bahwa ketidakhadiran wali kota disebabkan oleh kegiatan mendadak yang tidak dapat ditinggalkan.
Dia menyebut wali kota telah jauh-jauh hari mengagendakan untuk hadir dalam acara tersebut, bahkan memberikan izin penggunaan gedung Kusumo Wicitro serta dukungan dalam bentuk bantuan konsumsi dan lainnya.
Baca Juga: Dini Hari Mencekam di Udanawu, Ledakan Petasan Lukai Dua Remaja
“Beliau sudah menyampaikan bahwa ingin hadir, namun pada saat menjelang acara, ada intrimeting BPK Perwakilan Surabaya yang harus dihadiri,” kata Priyo saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon.
Priyo menambahkan, kegiatan intrimeting ini merupakan pemeriksaan pendahuluan untuk tahun 2025, ditambah lagi dengan rapat persiapan Hari Santri yang juga harus diikuti oleh Wali Kota.
“Kami mohon maaf sebesar-besarnya, ketidakadiran ini bukan disengaja,” imbuhnya.
“Mas Wali menginginkan agar pertemuan ini diadakan setiap tahun dan siap memberikan dukungan yang diperlukan,” ujarnya.
Priyo menandaskan, bahwa Wali Kota berkomitmen untuk memberi kesempatan bagi ASN aktif untuk bersilaturahmi dengan purna ASN di rumah-rumah mereka, terutama saat Hari Raya.
“Beliau ingin agar ASN yang masih aktif dapat bersiarah dan berlebaran di rumah para purna ASN, sebagai bentuk perhatian dan penghormatan terhadap mereka,” tuturnya.
Dengan penuh rasa hormat, Priyo Suhartono menegaskan, bahwa Wali Kota akan terus mendukung dan memperhatikan kegiatan-kegiatan yang melibatkan para purna ASN, yang merupakan bagian penting dari sejarah dan pengabdian Pemkot Blitar.
“Kami akan selalu siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini setiap tahun,” pungkasnya.**












