Pada tahun 2024, luas tanam jagung di Kabupaten Blitar mencapai 57.351 hektare, dengan luas panen 47.946 hektare dan produksi 256.246 ton jagung pipil. Sementara pada awal tahun 2025, target luas tanam meningkat menjadi 51.740 hektare, naik dari target sebelumnya 48.521 hektare.
“Kami berharap panen jagung kali ini lebih melimpah dan berkualitas, mengingat kebutuhan jagung di Kabupaten Blitar sangat besar, baik untuk konsumsi maupun sebagai pakan ternak ayam,” ungkap Wakil Bupati.
H. Beky Herdihansah menegaskan bahwa keberhasilan pertanian tidak hanya bergantung pada petani, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk generasi muda.
“Saya berharap anak-anak muda tidak gengsi menjadi petani. Dengan kemajuan teknologi pertanian, mereka bisa menjadi petani milenial yang lebih produktif dan inovatif,” ujarnya.
Baca Juga: Pimpinan SMSI dan JAM Intel Kejagung Bahas Sinergi Bersama ABPEDNAS
Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif. “Dengan cara sederhana ini, kita bisa menciptakan ketahanan pangan dari skala rumah tangga, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” tutupnya.**












