Atas kasus ini, Sunarti minta warga agar semakin waspada dalam bermedsos. Ia minta warga untuk memfilter info saat sebelum menguploadnya ke media sosial.
“Pesan saya seharusnya waspada dalam mengupload apa saja di sosmed. Walaupun tidak ada pembatasan, check kebenaran dulu hingga tidak memunculkan opini yang bikin rugi faksi lain. Ingat jika ada pula undang-undang IT dengan ancamannya,” tegas Sunarti.
Baca Juga: Melampaui Waktu: Kesaksian Iman di Hadapan Jenazah Santa Teresa dari Ávila
Berikut keinginan maaf pengupload video itu:
Assalamulaikum warohmatullahi wabarokatuh
Baca Juga: Glenn Fredly Muncul Kembali dalam Video Melantunkan Shalawat Badar
Saya pemilik account yang mengupload video pemakaman yang trending di Dusun Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri saya ini hari tiba untuk klarifikasi sehubungan trendingnya video itu.
Dan saya meminta maaf ke keluarga pak Partono, semua masyarakat Kedak, dan semua aparatur pemerintah Dusun Kedak, kepolisian, kecamatan dan semua pemerintah saya meminta maaf, karena video itu tidak sesuai kondisi yang ada karena saya mendapatkan kiriman jadi untuk ini hari saya melihat langsung ke keluarga itu. Begitu klarifikasi.
Baca Juga: Sembilan Desa di Aceh Diserang Gajah Gajah Liar
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh
Geopark












