Penebar video trending mayat cuma diantarkan oleh perangkat dusun di Kediri pada akhirnya mohon maaf, Jumat (23/9/2022). Yang berkaitan menyesali tindakannya.
Dari Bali, wanita berinisial L itu tiba ke Dusun Kedak, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri untuk mohon maaf langsung ke keluarga mendiang S pemerintahan dusun dan Supartono. Kepolisian datang dalam tatap muka itu.
Baca Juga: Melampaui Waktu: Kesaksian Iman di Hadapan Jenazah Santa Teresa dari Ávila
Kepala Dusun Kedak, Sunarti membagi video keinginan maaf L.
Dalam tatap muka di tempat tinggal keluarga mendiang Supartono, Sunarti menyebutkan wanita itu benar-benar menyesal sudah menebarkan video dengan cerita yang tidak betul.
Baca Juga: Glenn Fredly Muncul Kembali dalam Video Melantunkan Shalawat Badar
Awalnya, video penyemayaman mayat yang disebutkan cuma diantarkan oleh piranti dusun di Kediri trending pada media sosial.
Kepala Dusun Kedak, Sunarti memberi keterangan berkaitan trendingnya video itu. Ia benarkan kejadian dalam video itu, di mana terdapat masyarakatnya yang wafat, pada Selasa (20/9/2022). Namun, Sunarti benar-benar sayangkan cerita yang disebut dalam video itu.
Baca Juga: Sembilan Desa di Aceh Diserang Gajah Gajah Liar
Menurut Sunarti, cerita itu tidak betul. Dan kenyataannya, mendiang dan keluarga alami keterbatasan mental. Keadaan di lingkungan itu benar-benar tidak mungkin untuk lakukan pengatasan cepat pada mayat. Hingga piranti dusun turun tangan melakukannya.












