Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Tradisi Gropyok Iwak, Pesta Rakyat di Dalam Lumpur, Cara Unik Warga Kediri Sambut Tahun Baru Islam

Avatar
×

Tradisi Gropyok Iwak, Pesta Rakyat di Dalam Lumpur, Cara Unik Warga Kediri Sambut Tahun Baru Islam

Sebarkan artikel ini
Gropyok iwak, Pesta Rakyat di Dalam Lumpur, Cara Unik Warga Kediri Sambut Tahun Baru Islam

Panitia telah menyiapkan sekitar 1 ton ikan dari berbagai jenis—mas, nila, kutuk, hingga patin—yang sengaja dilepas untuk momen ini.

Namun, yang paling mengharukan adalah filosofi di baliknya. “Gropyok iwak ini rutin setiap tahun, nanti ikan yang besar-besar kembali dilepas agar berkembang biak,” terang Rudi. Ini adalah bentuk komitmen untuk menjaga keberlanjutan.

Baca Juga: Awalnya YAKUZA MANEGES Kediri Telah Upayakan Restorative Justice dalam Kasus Kredit Fiktif Oknum Polisi

Tak hanya itu, setelah acara usai, sumber mata air yang menjadi lokasi Grobyak akan dibersihkan total dan diisi ikan kembali. Tujuannya jelas, “untuk menjaga ekosistem dan keasrian sumber mata air.” Sebuah pelajaran tentang bagaimana manusia dan alam bisa hidup berdampingan secara harmonis, saling memberi dan menerima.

Tradisi Gropyok iwak di Desa Tanjung adalah cerminan hidup. Di tengah derasnya arus modernisasi, ia tetap berdiri tegak, menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tak selalu ditemukan dalam kemewahan, melainkan dalam kesederhanaan, kebersamaan, dan lestarinya warisan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Baca Juga: Sidang Korupsi Perangkat Desa Kediri Ungkap Dugaan Rekayasa Seleksi Libatkan Unisma

Ia bukan hanya sebuah ritual, melainkan sebuah perayaan kehidupan itu sendiri.