Kediri, Memo
Di tengah tantangan pengelolaan sampah di banyak desa, TPS Paron tampil sebagai solusi yang efisien, rapi, dan minim gangguan bagi masyarakat. Berlokasi di ujung area persawahan, TPS ini memanfaatkan posisi strategis untuk menghindari dampak langsung seperti bau dan limbah ke pemukiman.
Sejak dibangun tahun 2017 oleh Pemerintah Desa Paron dengan dukungan dari provinsi, pengelolaan TPS diserahkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Tugas mereka meliputi pemilahan sampah, pengangkutan, dan pengawasan kebersihan area.
Salah satu kelebihan TPS ini adalah sistem pemilahan sejak awal. Sampah yang masuk langsung disortir menjadi organik dan anorganik. Barang-barang seperti botol, plastik, dan kardus dijual untuk membantu pembiayaan operasional.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum












