Example floating
Example floating
Metropolis

TKW Loncat dari Jendela Lantai 4, Diteriaki dan Dihalangi Kakak Tirinya Malah Nekat

A. Daroini
×

TKW Loncat dari Jendela Lantai 4, Diteriaki dan Dihalangi Kakak Tirinya Malah Nekat

Sebarkan artikel ini

tkw-cantik-bunuhdiri

Memo.co.id

Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu

Satu lagi, TKW yang bekerja di kawasan perdagangan Batu Kawa, KUcing Malaysia, Helaria Wina asal Kabupaten Bengkayang, berusaha bunuh diri dengan meloncat dari jendela lantai 4 kawasan tersebut. Sebelum loncat, ibu dari satu anak itu sudah diteriaki kakak tirinya bahkan tangannya dipegangi. Namun, Wina malah nekat. Tetap loncat hingga dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Kabar tersebut cepet beredar dan menyebar ke Indonesia lantaran foto foto percobaan bunuh diri itu diupload pada akun facebook ‘Anggura Merah’. POstingnya juga enyertakan foto lokasi dan korban serta mobil BMW yang hancur karena bertepatan dengan jatuhnya tubuh Wina, TKW asal Kabupaten Bengkayang.

Baca Juga: Cek Fakta Ramai Soal THR ASN Tahun 2026 Cair Awal Ramadhan Begini Kata Pemkab Lumajang Untuk Berikan Kepastian Bagi Pegawai

Sumber di kepolisian Padawan Kucing Malaysia, melalui pelaksana fungsi konsuler 1 KJRI Kuching, Windu Setyono bahwa WNI dengan nomor paspor A4054254 ini diduga mengalami stress karena sudah setahun ditinggal suaminya.” Hasil koordinasi kami dengan kepolisian, kemungkinan korban mengalami depresi. Dia ditinggal suaminya dan memiliki anak berusia dua bulan,” kata Windu.

Ketika kasus ersebut terjadi, kakak tiri korban bernama Nita juga berada di tempat.
“Nita juga sudah berusaha untuk mencegah dan menghalangi korban dengan cara memegang tangannya, tapi usahanyagagal,” ucap Windu.

Baca Juga: Dukung Kreativitas Reses di Dinoyo Sekolahan DPRD Surabaya Sosialisasikan Program Intervensi Gen Z Rp5 Juta Per RW Tahun 2026

Korban pun jatuh dan terempas ke arah mobil Mercedes-Benz yang hancur kacanya, seperti yang terlihat dalam foto di akun Facbook tersebut. Saat ini korban masih dirawat di General Hospital Kuching dan telah siuman. Pihak KJRI Kuching saat ini juga masih mendalami peristiwa tersebut dan akan melakukan pendampingan terhadap korban.( red)