Deskripsi Banner
Deskripsi Banner
KEDIRI RAYA

Tiga Obyek Wisata Alam Desa Klodan Layak Masuk Daftar Paket Wisata Jatim

A. Daroini
×

Tiga Obyek Wisata Alam Desa Klodan Layak Masuk Daftar Paket Wisata Jatim

Sebarkan artikel ini

NGANJUK – Wisatawan domestik maupan mancanegara yang ingin menikmati panorama indahnya pemandangan obyek wisata alam di Kabupaten Nganjuk tidak hanya berwisata di air terjun sedodo maupun air merambat roro kuning saja.

Baca Juga: Vonis Empat Tahun Penjara bagi Penganiaya Balita di Ngronggo Kediri Ini Alasan Hakim

Pasalnya belum lama ini telah ditemukan beberapa tempat wisata alam baru yang memiliki daya pesona yang tidak kalah indahnya dengan dua obyek wisata unggulan kota angin nganjuk ( air terjun sedudo dan roro kuning,red).

Tempat wisata baru tersebut berada di wilayah Kecamatan Ngetos tepatnya di Dusun Nglebak Desa Klodan.Dari data yang dihimpun, ada tiga lokasi wisata baru yang siap menjadi daya tarik wisatawan. Dua diantaranya adalah wisata air terjun dan satunya lagi adalah obyek wisata berupa goa.

Baca Juga: Aturan Baru Pilkades Kediri 2026 Akomodasi Calon Tunggal Bumbung Kosong Bisa Menang

Oleh masyarakat setempat dua tempat wisata air terjun tersebut populer disebut air terjun coban tretes dan air terjun kali iprik nggedong. Sedangkan untuk goa yang berukuran sedang dengan kedalaman kurang lebih 5 meter yang berada di lereng gunung wilis masyarakat menyebutnya goa lanjar.

Sampai berita ini ditulis, masyarakat setempat masih sibuk gotong royong membuat akses jalan sementara (darurat,red) menuju tiga lokasi wisata baru.

Baca Juga: Rekor Satu Dekade Kabupaten Kediri Raih Opini WTP ke-10 Berturut-turut Tanpa Putus

” Sudah hampir dua bulan warga kerja keras membuat jalan menuju lokasi wisata. Itupun dilakukan dengan tanpa menerima imbalan apapun alias kesadaran warga,” ucap Supinah,42, salah satu warga yang memiliki gagasan jernih memanfaatkan sumber daya alam di desanya untuk dijadikan obyek tujuan wisata.

Untuk mencapai tujuan itu masih dikatakan dia banyak gendala yang dihadapi. Terutama soal anggaran pembangunan fisik. Mulai dari jalan, tempat parkir dan pemanfaatan area di lokasi wisata.