Nasaruddin Umar juga merinci bahwa kunjungan kenegaraan ini mencakup tiga sesi pertemuan penting antara Presiden Prabowo dan Pangeran MBS. Seluruh pertemuan berlangsung di Istana Al-Salam pada Rabu (2/7/2025).
“Pertama, kita tadi dengan Presiden. Tiga kali pertemuan di sana. Pertama, terbuka. Semua menterinya juga datang, (seperti) pada umumnya ada menteri penting datang. Kemudian, kita juga datang semua,” jelas Nasaruddin.
Baca Juga: Prabowo Pilih Kasih Makan Rakyat Daripada Biarkan Uang Negara Dikorupsi
Sesi kedua dilanjutkan dengan pertemuan terbatas di ruangan yang berbeda, hanya dihadiri oleh delegasi inti. Selanjutnya, dialog berlanjut pada ruang makan tersendiri, menandakan kedalaman dan keakraban dalam pembahasan.
“Dan itu ketiga-tiganya punya topik masing-masing,” tambah Nasaruddin, mengindikasikan bahwa setiap sesi membahas isu-isu spesifik yang krusial bagi kedua negara.
Setelah merampungkan kunjungan kenegaraannya di Jeddah pada Rabu malam, Presiden Prabowo Subianto melanjutkan lawatan luar negerinya ke negara berikutnya pada Kamis dini hari.
Hasil kunjungan ini, khususnya terkait pembangunan permukiman haji, menjadi langkah strategis yang diharapkan mampu memberikan dampak positif signifikan bagi jutaan jemaah haji Indonesia di masa mendatang.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan












