Example floating
Example floating
Daerah

Terpergok mencuri motor,pria bertato diringkus

A. Daroini
×

Terpergok mencuri motor,pria bertato diringkus

Sebarkan artikel ini

[ad_1]

Lamongan, Memo.co.id –

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Tim Unit Reskrim Polsek Karanggeneng berhasil menggagalkan aksi pencurian kendaraan motor. Pelaku adalah berinisial Mat, (32) warga Desa Bakalrejo Kecamatan Sugio,. Pria yang mempunyai tato di tubuhnya ini terpergok polisi mencuri motor

S-6378-JAL milik Zuliyatin Warga Desa Latukan Kecamatan Karanggeneng.

Baca Juga: Banjir Berkah Program Spesial Ramadan 1447 H Bank Jatim Iftar Eksklusif KMG Berhadiah Umroh Hingga KPR Bunga 364 Persen Untuk Nasabah

“Motor itu dicuri oleh pelaku saat diparkir di depan teras rumah korban,sekitar pukul 04.00 WIB pada Senin (28/9/2020) kemarin. Ia berhasil kami amankan tidak jauh dari di sekitar TKP,” ungkap Kapolsek Karanggeneng AKP Sunaryono, Rabu (30/09)

Selain mengamakan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam merah nopol S 6378 JAL berserta STNK-nya , sebuah kunci sepeda motor milik pelaku, dua buah alat kikir milik pelaku dan sebuah lempengan besi milik pelaku.

Baca Juga: Kabar Pahit Ribuan Tenaga PPPK Paruh Waktu Pemkab Lumajang Tak Kebagian THR 2026 Ini Penjelasannya Agar Pegawai Paham Aturannya

Saat menjalankan aksi pencuriannya lanjut, Sunaryono, pelaku merasa tidak ada orang saat mencuri sepeda motor korban. Aksi pelaku mencuri dengan cara merusak kunci motor dengan lempengan besi yang sudah dipersiapkan oleh pelaku. “Motor tersebut kemudian dibawa lari, belum sampai perbatasan desa , pelaku berhenti berusaha menghilangkan jejak, namun anggota mencurigai gerak – geriknya dan pelaku diamankan terlebih dahulu,” sambungnya.

Hingga kini petugas mensih melakukan pengembangan , diduga kemungkinan pelaku juga melakukan hal serupa di wilayah Kecamatan Karanggeneng. Dihadapan petugas modus pelaku yakni masuk ke desa setempat dengan cara ngojek. Kemudian mencari sasaran sepeda motor yang terparkir di depan teras.