Example floating
Example floating
NGANJUK

Teror Limbah B3 Terus Bermunculan, Kali Ini Ditemukan Di Area Persawahan Desa Katerban,Baron

Mulyadi Memo
×

Teror Limbah B3 Terus Bermunculan, Kali Ini Ditemukan Di Area Persawahan Desa Katerban,Baron

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Kabar penemuan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun ( B3) di seputar wilayah Kabupaten Nganjuk terus bermunculan.

Setelah penemuan di lima titik pembuangan limbah beracun tepatnya di 5 kecamatan ( Sukomoro, Patianrowo, Lengkong, Jatikalen dan Baron) , kini muncul lagi penemuan terbaru di Desa Katerban Kecamatan Baron.

Baca Juga: PC Muhammadiyah Kertosono Besok Tunaikan Sholat Ied Di Lima Titik

Puluhan tumpukan glangsing warna putih berisi limbah beracun tersebut ditemukan warga petani di sekitaran tanggul area pertanian tepatnya di Dusun Sambirejo, Katerban pada hari ini ( Jumat, 26/09/2025).

Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk

” Penemuan limbah beracun itu sudah saya laporkan ke dinas LH dan bupati. Tapi dari pihak Pemda belum turun cek lokasi,” terang Pj Kades Katerban, Warih Ardata.

Baca Juga: SDP Ngudo Roso , 2026 Tahun Tantangan Untuk Desa

Informasi masuk masih kata Warih Ardata keberadaan tumpukan limbah beracun tersebut sudah diketahui petani dimungkinkan sudah dua Minggu yang lalu. ” Tapi baru dilaporkan ke desa hari ini,” ujar Warih.

Semula lebih lanjut dikatakan Warih benda beracun itu di kira bahan material untuk proyek desa. Dan oleh warga dibiarkan di tempat pembuangan. Tidak ada satupun warga yang berani memindah tempat.

” Laporan warga masuk ke desa dimungkinkan karena sering tahu barang sejenis itu sering masuk berita di medsos . Pada akhirnya berinisiatif lapor ke desa,” terangnya juga.

Sementara dari keterangan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nganjuk, Sujito dengan informasi temuan baru barang beracun tersebut sudah di share ke camat setempat untuk melakukan pengamanan awal.

” Terimakasih infonya, saya teruskan ke camat agar segera dilakukan pengamanan awal,” balasan pesan singkat dari Kadis LH melalui nomor WhatsApp nya.

Untuk diketahui sampai berita ini ditulis keberadaan limbah B3 tersebut belum diberi garis pengaman dari dinas. Hanya tulisan warning diletakkan di tumpukkan barang beracun tersebut. ( Adi)