Sarah Wolfe, seorang ekonom dari Morgan Stanley, memprediksi bahwa fenomena seperti Taylor Swift dan hiburan lainnya akan memberikan kontribusi sekitar tujuh persen terhadap pertumbuhan konsumsi. Namun, dampak dari Taylor Swift terhadap ekonomi AS diperkirakan tidak akan berlangsung lama.
Fenomena seperti Taylor Swift, Beyoncé, serta film blockbuster musim panas seperti “Barbie” dan “Oppenheimer” termasuk dalam kategori konsumsi film dan hiburan langsung non-olahraga dalam indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE).
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Kategori-kategori tersebut masing-masing memberikan kontribusi sekitar 0,2 persen dan 0,05 persen dari total indeks PCE.
Ini berarti bahwa para penggemar memberikan dampak positif dengan pengeluaran yang signifikan di sektor-sektor yang biasanya memiliki kontribusi kecil. Hal ini secara signifikan meningkatkan kesehatan ekonomi AS secara lebih luas.
Namun, berakhirnya tur musik di AS dan penurunan jumlah penonton teater untuk film-film tersebut sepanjang tahun ini diperkirakan dapat menyebabkan penurunan konsumsi sebesar 0,6 poin persentase pada kuartal keempat.
Pada saat yang sama, Wolfe juga mencatat bahwa pengembalian pembayaran pinjaman mahasiswa pada musim gugur ini juga akan berdampak negatif terhadap konsumsi dengan penurunan sebesar seperdelapan poin persentase.
Baca Juga: Wow, Siaran Langsung Selebgram Cantik Tanpa Busana
Sarah Wolfe menyimpulkan, “Faktor-faktor yang mendorong konsumsi pada kuartal ketiga sangat luar biasa, tetapi pada kuartal keempat, faktor-faktor ini akan melemah, dan berakhirnya moratorium pinjaman mahasiswa pada Oktober akan semakin membebani konsumsi.”
Taylor Swift, Kontribusi Luar Biasa bagi Ekonomi AS: Bagaimana Konsernya ‘Menyelamatkan’ Perekonomian
Taylor Swift telah menciptakan dampak ekonomi yang luar biasa di Amerika Serikat melalui konsernya. Dengan penjualan tiket yang mencapai jutaan lembar dan penggemar yang bersedia mengeluarkan uang dalam jumlah besar, Swift tidak hanya memecahkan rekor industri musik tetapi juga memberikan dorongan bagi sektor-sektor terkait.
Hotel, restoran, layanan taksi, dan bisnis lainnya merasakan manfaat dari kehadiran para penggemar yang rela berbelanja. Meskipun dampak positif ini terasa signifikan, prediksi menyatakan bahwa kontribusi ekonomi dari Taylor Swift dan hiburan serupa tidak akan berlangsung lama.
Dalam beberapa alinea terakhir, kita juga menyebutkan faktor-faktor lain yang akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi AS, termasuk penurunan jumlah penonton teater dan pengembalian pembayaran pinjaman mahasiswa pada musim gugur.
Dengan berbagai faktor ini, keberlanjutan dampak ekonomi dari Taylor Swift menjadi pertanyaan yang menarik.












